• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archives

Nilai Berita (2)

26 Saturday May 2012

Posted by Setiawan in Archive, Archives, Journalism, Jurnalisme, Jurnalistik, Jurnalistik Radio

≈ Leave a comment

Masri Sareb Putra dalam bukunya berpendapat ada 12 nilai berita sebelum dipertimbangkan menjadi sebuah berita yang termuat dalam media.

  1. sesuatu yang unik,
  2. sesuatu yang luar biasa,
  3. sesuatu yang langka,
  4. sesuatu yang dialami/dilakukan/menimpa orang (tokoh) penting,
  5. menyangkut keinginan publik,
  6. yang tersembunyi,
  7. sesuatu yang sulit untuk dimasuki,
  8. sesuatu yang belum banyak/umum diketahui,
  9. pemikiran dari tokoh penting,
  10. komentar/ucapan dari tokoh penting,
  11. kelakuan/kehidupan tokoh penting, dan
  12. hal lain yang luar biasa.

Putra, R. Masri Sareb.  Teknik Menulis Berita dan Feature. Jakarta: Indeks, 2006

Share this:

  • Click to share on X (Opens in new window) X
  • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Click to print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Ciri-ciri jurnalistik

26 Saturday May 2012

Posted by Setiawan in Album, Archive, Archives, Journalism, Jurnalisme, Jurnalistik, Jurnalistik Radio

≈ Leave a comment

Tags

Jurnalisme, Jurnalistik, wartawan

Ciri-ciri jurnalistik atau jurnalisme seperti dituturkan guru kewartawanan saya Luwi Ishwara dalam bukunya yang terbit tahun 2005 sbb:
a. Skeptis

Skeptis adalah sikap untuk selalu mempertanyakan segala sesuatu, meragukan apa yang diterima, dan mewaspadai segala kepastian agar tidak mudah tertipu. Inti dari skeptis adalah keraguan. Media janganlah puas dengan permukaan sebuah peristiwa serta enggan untuk mengingatkan kekurangan yang ada di dalam masyarakat. Wartawan haruslah terjun ke lapangan, berjuang, serta menggali hal-hal yang eksklusif.

b. Bertindak

Wartawan tidak menunggu sampai peristiwa itu muncul, tetapi ia akan mencari dan mengamati dengan ketajaman naluri seorang wartawan.

c. Berubah

Perubahan merupakan hukum utama jurnalisme. Media bukan lagi sebagai penyalur informasi, tapi fasilitator, penyaring dan pemberi makna dari sebuah informasi.

d. Seni dan Profesi

Wartawan melihat dengan mata yang segar pada setiap peristiwa untuk menangkap aspek-aspek yang unik.

e. Peran Pers

Pers sebagai pelapor, bertindak sebagai mata dan telinga publik, melaporkan peristiwa-peristiwa di luar pengetahuan masyarakat dengan netral dan tanpa prasangka. Selain itu, pers juga harus berperan sebagai interpreter, wakil publik, peran jaga, dan pembuat kebijaksanaan serta advokasi.

Sumber: Ishwara, Luwi. 2005. Catatan-Catatan Jurnalisme Dasar. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Share this:

  • Click to share on X (Opens in new window) X
  • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Click to print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Reformasi harus diperkuat

21 Monday May 2012

Posted by Setiawan in Archive, Archives, Blog, politics

≈ Leave a comment

Dalam sebuah diskusi di Metro TV, tokoh reformasi Amien Rais membenarkan bahwa reformasi sudah basi. Ide reformasi sudah melenceng karena politisi sekarang terjebak kepada politik transaksional dimana money politics dan kepentingan jangka pendek bermain.

Kini saatnya reformasi diperkuat lagi. Amien masih menaruh optimisme bahwa sistem sudah tersedia dengan landasan konstitusi sekarang tinggal para aktornya yang harus melakukan reformasi diri. Munculnya kasus korupsi di kalangan DPR bahkan dari partai berkuasa menunjukkan politik transaksi hanya menjadi kejaran anggota parlemen ini.

Reformasi pada ujungnya harus memberikan kesejahteraan bagi rakyat banyak. Demokrasi telah memberikan ruang untuk membangun diri tanpa tekanan dari manapun. Demikian juga kemerdekaan yang sekarang dirasakan sudah saatnya diberdayakan untuk kepentingan jangka panjang dan kepentingan luas masyarakat.

Penguatan reformasi masih bisa dilakukan melalui perbaikan di sektor aktor-aktor politik dan tokoh elit untuk mengembalikan jati dirinya. Mereka hadir bukan untuk mengecap kue kekayaan negeri untuk memprekaya diri. Mereka datang ke DPR dan atau berkuasa di pemerintahan untuk menjadikan agen perubahan. Jika para aktor ini tidak mau berubah, maka reformasi akan menjadi basi dan busuk.

Disinilah kemudian kelompok kepentingan dan kelompok swadaya masyarakat memainkan peran untuk terus menerus menyalakan obor reformasi jangan sampai padam.

Indonesia saat ini beruntung karena badai ekonomi yang meluluhlantakkan Yunani dan sebagian Eropa tidak sampai menjerumuskan negeri ini. Oleh sebab itulah maka momentum peringatan reformasi ini harus selalu didengungkan dan untuk dibangkitkan lagi semangatnya. Reformasi jalan terus !

Share this:

  • Click to share on X (Opens in new window) X
  • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Click to print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d