Tags

, , , ,

The Coat of Arms of Indonesia is called Garuda...
Image via Wikipedia

Cita-cita pendiri negeri ini adalah Indonesia yang kuat, sejahtera, makmur dan damai. Sebuah cita-cita universal setiap negeri yang ada di muka bumi. Dalam perjalanannya lebih dari setengah abad ternyata banyak yang berubah, banyak kendala dan banyak tantangan.Semuanya tidak seindah apa yang tertulis.Dengan insiden tindak terorisme yang merupakan imbas dari globalisasi dan demokrasi. Globalisasi semakin mendekatkan Indonesia dengan negara-negara di luar termasuk Timur Tengah. Kekerasan di Palestina, Irak dan Afghanistan terasakan sampai di Indonesia.Globalisasi informasi ini menyebabkan pengaruh luar negeri semakin dekat dengan pelosok tanah air. Seolah-olah tidak ada satu inci wilayahpun di Indonesia tak tertembus aliran informasi dunia.Oleh karena itu agar Indonesia memiliki soliditas yang tinggi, tidak hanya ideologi yang harus kuat tetapi juga sumber daya manusia di tataran penyelenggara neger, para tokoh dan masyarakat itu sendiri.Kelemahan di jajaran petinggi negara -misalnya karena korup – akan memperlemah jalannya pemerintahan.Kualitas sumber daya manusia inilah yang seharusnya menjadi fokus dalam pembangunan Indonesia kini dan mendatang. Manusia yang jujur, berwawasan dan melihat ke depan akan menjadi modal utama dibandingkan hanya sekedar menciptakan orang-orang cerdas, pintar dan memiliki pengetahuan yang luas.Pengetahuan yang luas kalau tidak disertai karakter tidak banyak manfaatnya. Buktinya banyak orang cerdas bergelar di Indonesia namun kurang penghargaan kepada mereka yang memiliki komitmen untuk mengelola Tanah Air dengan tulus. Indonesia masih memberi tempat kepada mereka yang memiliki pengetahuan cerdas dan luas tetapi bermental korup. Semakin banyak orang seperti ini menduduki kursi birokrasi dan profesional di suprastruktur semakin sulit menjadikan Indonesia yang kuat.Dalam sejarah kebangsaan, bangsa berkarakter itulah yang akan memenangkan persaingan tingkat global. Efisiensi dan efektivitas merupakan kunci manajerial tetapi kejujuran, komitmen dan integritas pribadi merupakan modal luar biasa pentingnya.Saatnya menciptakan Indonesia yang kuat dan bersatu dengan mencanangkan pendidikan ahlak, integritas dan kejujuran menjadi pilar dari pembangunan abad ke-21.

Reblog this post [with Zemanta]