Menyimak era Kartini jaman kini

Kaum perempuan di Indonesia sudah sangat maju. Dia bisa berperan dalam bidang eksekutif, legislatif dan yudikatif. Dia juga bisa menjadi pebisnis besar dan memimpin perusahaan negara. Dia juga aktif dalam bidang seni budaya dan pendidikan. Banyak sudah kaum perempuan berkiprah.

Lalu apa yang diharapkan Kartini era kini? Dia bukan untuk berkompetisi dengan kaum pria. Dia seharusnya bermitra dengan kaum pria dalam membangun negeri ini menuju kegemilangannya. Negeri yang memerlukan kepemimpinan besar di bidang moral dan integritas.

Selamat Hari Kartini !

Nazaruddin's Tale

Tags

,

Seorang yang menjabat Sekretaris Jenderal Partai Demokrat yang berkuasa telah divonis 4 tahun 10 bulan penjara karena korupsi. Dia didakwa menerima Rp 4,6 miliar dollar dalam pembangunan wisma atlet. Kisah M Nazaruddin memang spektakuler untuk ukuran seorang terdakwa yang diproses Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bayangkan saja ketika dia dinyatakan tersangka mau dicegah sudah kabur dari Singapura. Selama berbulan-bulan dia kabur menghindari kejaran KPK. Dia pernah muncul dalam wawancara audio dan video televisi untuk menunjukkan bahwa dirinya korban dari persekongkolan dan ada orang-orang berkuasa yang dituduhnya juga terlibat permainan uang pembangunan wisma atlet.

Setelah tertangkap bulan Agustus 2011 di Carthagena, Kolombia, Amerika Latin – daerah yang sangat jauh dan mustahil terlacak kalau menurut logika – akhirnya di ringkus polisi setempat. Dengan pengawalan ketat dia terbangkan ke Indonesia dengan pesawat sewaan yang mengeluarkan dana bermilyar rupiah.

Inilah kisah perjalanan Nazaruddin yang berakhir di pengadilan tindak pidana korupsi di Jakarta 20 April saat hakim memvonisnya 5 tahun 10 bulan penjara dan denda. Namun dia juga harus menghadapi dakwaan lain seperti pencucian uang. Dia juga masih merasa diperlakukan tidak adil sehingga sejumlah nama bekas koleganya di partai disebut. Sebagian sudah terjerat dan sebagian masih bebas.

Korupsi memang telah merusak Indonesia. Sampai level seorang petinggi partai berkuasa korupsi milyaran rupiah dilakukan. Kalau direnungkan lebih jauh betapa keroposnya pondasi negeri kalau elit seperti dia melakukan tindakan permainan uang ilegal bahkan sekarang isterinya pun dikejar aparat pembasmi korupsi. Kini saatnya memang bertindak keras sebenarnya kepada terdakwa korupsi karena akan mencegah oknum lainnya bergelimang harga negeri yang dililit utang ini.

Kini episode baru masih menunggu. Akankah M Nazaruddin meneruskan proses pengadilan berikutny ? Apa reaksi dia ketika koleganya juga sedang diproses? Apa teriakan dia ketika bekas koleganya masih bebas? Lalu bagaimana juga episode pengejaran isteri M Nazaruddin yang kemudian juga akan dihadapkan ke pengadilan. Masih panjang tampaknya episode akrobat kaum koruptor Indonesia ini. ***

Kualitas Power Producer

Produser yang handal atau Power Producer setidaknya memiliki lima karakter:

1. Presence (Kehadirannya dirasakan)
Seorang produser yang handal kehadirannya diketahui oleh orang-orang sekelilingnya. Ketika mereka mengatakan sesuatu atau mengambil keputusan orang-orang di sekelilingnya mendengarkan dan merespon. Bahkan produser lain meminta masukannya. Produser handal dihormati dan diperhatikan oleh timnya di newsroom. Kehadirannya tidak hanya karena busananya namun dihormati karena kemampuannya dan caranya bekerja sama. Kita bisa menjadi diri kita dirasakan kehadirannya dengan cara kita bekerja sama, adil, terbuka dan jujur. Berkomunikasilah dengan jelas, buatlah keputusan yang tepat dan bekerjalah dengan tenang.

2. Command (Mampu memberi komando)
Produser handal saat dia berbicara, timnya bergerak untuk bertindak. Ini disebabkan produser handal dihormati. Jika kita bertindak benar dan mendapatkan dukungan tim maka mereka akan melakukan yang kita minta. Namun kita akan kehilangan kepercayaan jika kita meminta sesuatu yang buruk dan tidak etis.

3. Organization
Seorang produser pemula mengakui memerlukan sebuah organisasi namun produser handal menguasai organisasi dan bahkan melangkah dalam proses produksi harian dengan mudah. Mereka mampu mengatur waktu serta menghadapi tugas dengan segera tanpa keluh-kesah.

4. Passion (Peduli dan semangat)
Produser yang handal memiliki kepedulian dengan berita. Dedikasi mereka untuk berita selalu terlihat. Kita bisa melihat semangatnya dalam mengajukan gagasan berita dan pengetahuannya mengenai peristiwa yang terjadi. Selain itu tampak keputusan mereka terlihat saat menyusun rundown. Mereka hadir tanpa dipanggil bila muncul peristiwa besar. Mereka ingin menjadi bagian dari peristiwa yang akan ditayangkan dan berkeinginan dengan segala cara membantu newsroom.

5. Decisiveness (Keputusan tegas)
Produser handal membuat berbagai keputusan dan mereka tidak ragu. Mereka paham bahwa arah dan tujuan yang jelas penting baginya dari sekedar kesempurnaan dalam penyusunan rundown. Mereka merasa lebih baik mengambil satu keputusan daripada menangguhkannya. Jika seorang produser hanya menunggu konfirmasi dalam penyusunan naskah di rundown maka akan muncul keraguan. Seorang produser handal mengambil keputusan cepat untuk programnya.

Sumber: Power Producer by Dow Smith (2002)