Dewan Pers Bangkitkan Optimisme di Era Digital

Tags

,

Sumber: https://mediaindonesia.com/humaniora/393267/dewan-pers-bangkitkan-optimisme-di-era-digital.

ERA Revolusi Industri 4.0 yang ditandai disrupsi digital seharusnya tidak membuat cemas media mainstream (media arus utama). Peluang untuk pengembangan berita yang berkualitas (good journalism) dan upaya mendongkrak revenue (pendapatan) masih terbuka lebar. “Kreativitas untuk pengembangan media, seperti mediaindonesia.com, masih terbuka lebar. Inovasi dan adaptasi tak boleh mati, harus terus hidup. Dunia tak sesempit yang dibayangkan di era disrupsi digital. Dunia media online unlimited untuk berkreasi,” kata Wakil Ketua Dewan Pers bidang Komisi Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Asep Setiawan di sela-sela verifikasi faktual mediaindonesia.com di kantor Media Indonesia, Komplek Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Kamis (25/3).

Dalam kunjungannya Asep didampingi Tenaga Ahli Dewan Pers Winarto dan Staf Sekretariat Sri Lestari. Tim Dewan Pers diterima Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia Ade Alawi, Kepala Divisi Pemberitaan Media Indonesia Teguh Nirwahyudi, Asisten Kepala Divisi Pemberitaan mediaindonesia.com Victor Nababan, Asisten Kepala Divisi Pemberitaan bidang Media Sosial Henri Salomo Siagian.

Sumber: https://mediaindonesia.com/humaniora/393267/dewan-pers-bangkitkan-optimisme-di-era-digital

Books on International Relations

Tags

, ,

Diplomasi Maritim Indonesia

DOWNLOAD BUKU DIPLOMASI MARITIM INDONESIA (2)

DIPLOMASI EKONOMI INDONESIA DI ASIA TENGAH

POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA: AKTOR DAN STRUKTUR

 

DOWNLOAD POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA STRUKTUR DAN AKTOR

KATALOG-2021-web_compressed

 

 

PENGANTAR STUDI POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA

FISIP UMJ Launching Program Studi Magister Ilmu Politik

Tags

, , , , , , ,

JAKARTA, Suara Muhammadiyah-Di tanggal 16 Desember 2020, FISIP UMJ menggelar acara launching Program Studi Magister Ilmu Politik yang dirangkai dengan Seminar Nasional dengan tema: Quo Vadis Pembangunan Politik di Indonesia? Dengan pembicara Wakil Ketua DPR RI Dr. Azis Syamsuddin, Chusnul Mar’iyah (Departemen Ilmu Politik UI), Rahmawati Husein (MDMC), dan Pramono U. Tantowi (KPU RI), dengan dipandu moderator Dr. Endang Sulastri.
Menurut penuturan Dekan FISIP UMJ, Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy, dengan terbitnya SK untuk Program Magister Ilmu Politik, berarti ini merupakan program studi ketujuh di lingkungan FISIP UMJ. Enam program studi lainnya yaitu Ilmu Kesejahteraan Sosial, Administrasi Publik, Ilmu Politik, Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Komunikasi.
“Dengan lahirnya Program Magister Ilmu Politik, ada ikhtiar lain yang tengah kami lakukan, yaitu menggolkan Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Program Doktor Administrasi Publik. Insya Allah, keduanya sedang berproses secara berbarengan,” tutur Ma’mun.
Ma’mun menambahkan, bahwa Insya Allah akan dibuka tiga konsentrasi, yaitu Politik Kebencanaan, Demokrasi dan HAM di Dunia Islam, dan Manajemen Partai Politik dan Tata Kelola Pemilu.
Sebagai pemateri pertama, Chusnul Mar’iyah banyak menyoroti perkembangan demokrasi dan HAM yang semakin memprihatinkan. Disebutnya bahwa praktek demokrasi dan HAM sejak Jokowi menjadi presiden, semakin memburuk. Pada Pilkada yang baru lalu misalnya tercapat cukup banyak daerah dengan calon tunggal. Hal ini disebutnya sebagai bentuk kegagalan demokrasi di Indonesia. Terkait HAM, dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia mengkritisi secara tajam beberapa praktek pelanggaran HAM, termasuk yang paling terkini terkait dengan pembunuhan 6 orang pengikut Habib Rizieq yang dilakukan secara biadab.
Rahmawati Husein lebih banyak menyoroti aspek bencana dari sisi politik. Mbak Amah, biasa disapa menyebut bahwa bencana dalam banyak kasus merupakan produk politik. Sementara sebagai anggota KPU Pusat, Pramono Ubaid Tanthowi mengakui bahwa praktek demokrasi masih belum ideal. Banyak titik-titik lemah dari demokrasi yang perlu pembenahan. Dalam hal yang terkait dengan pelaksanaan pemilu, termasuk pilkada, banyak hal yang perlu untuk diperbaiki, bukan saja terkait regulasi pemilu, tapi juga para kontestan pemilu atau pilkada. (humas)

Sumber:https://web.suaramuhammadiyah.id/2020/12/17/fisip-umj-launching-program-studi-magister-ilmu-politik/