• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Blog

The Top Ten Free Website Tools

17 Sunday Jun 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ Leave a comment

Ada kalanya ketika browsing, mendapatkan sesuatu yang penting. Kita bisa menyimpan di dalam bookmarking seperti http://www.bluedot.us atau kita simpan di blog untuk menyingatkan.Saya kira tulisan Weny Piersal layak untuk disimak. Judulnya The Top Ten Free Website Tools and Services.Ada sejumlah lama tetapi juga ada situs baru yang layak disimak. Misalnya Anda bisa mendapatkan ifoto dan image gratis di MorgueFile.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Power of syukur (2)

11 Monday Jun 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog, Motivation

≈ Leave a comment

Dalam posting sebelumnya telah kita ungkapkan bahwa nilai spiritual akan memberikan bobot tinggi dalam sikap syukur kita. Sekarang kita perbincangkan mengenai fikiran yang berisi rasa syukur.Otak yang merupakan sumber kemuliaan manusia sejak jaman purbakala merupakan instrumen penting dalam berfikir. Dalam proses penciptaan tatkala malaikat diperintahkan sujud kepada Adam, kemudian iblis membantah. Dijelaskan bahwa kemuliaan itu ternyata dalam bentuk ilmu yang merupakan akal pikiran dari manusia.Kemuliaan karena akal pikiran inilah yang menjadikan manusia berkembang terus dari jaman ke jaman. Dari jaman purba dahulu kala menjadi jaman serba elektronik. Alvin Tovler pernah menyarikan peradaban ini mulai dari peradaban berburu, bertani, industri dan informasi.Akal fikiran inilah yang harus disyukuri oleh kita. Salah satu poinnya, pernahkah Anda merasa berat membawa bergitu banyak ilmu dan pengetahuan dalam otak ? Berbeda dengan ilmu yang tertuang dalam buku memerlukan tempat luas meski sekarang mulai beralih ke elektronik, namun jelas memerlukan teknologi tinggi.Otak penuh dengan kecanggihan lebih hebat dari perpustakaan elektronik manapun di dunia. Saatnya kita bersyukur dengan intelegensia yang kita miliki. Instrumen akal pikiran ini juga bekal untuk mengenal diri dan ujungnya mengenal Sang Pencipta.Newton ketika menjelaskan penemuan tenaga grafitasi dia dengan rendah hati mengatakan, saya bersandar kepada para pemikir raksasa sebelum saya. Sungguh betapa sangat rendah hati dan tinggi rasa syukur ilmuwan kaliber Newton/

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Power of syukur (1)

06 Wednesday Jun 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ 1 Comment

Syukur, sikap berterima kasih kepada lingkungan dan kepada Maha Pencipta merupakan obat dari segala keresahan. Dengan bersyukur segala kesedihan terasa terobati, semua kesulitan menjadi ringan, rasa amarah menjadi reda dan pandangan kita ke dalam dunia menjadi sejuk.Mengapa rasa syukur ini perlu dipelihara ? Kemanapun kita memanndang dan membaca kadang-kadang suram dunia ini. Seringkali media menawarkan berita yang meresahkan. Itulah mengapa rasa syukur menjadi modal penting dalam kehidupan kita. Sikap untuk senantiasa bersyukur muncul dari kekuatan spiritual, kekuatan pikiran dan kekuatan aksi.Kekuatan spiritual disini maksudnya adalah kehidupan keagamaan kita yang menggali nilai-nilai untuk menghargai kehidupan ini. Hidup ini adalah berbagai pandangan agama merupakan perantara untuk kehidupan yang lebih baik dan abadi. Dengan mensyukuri umur ini maka terdapat landasan kuat spiritual bahwa semua yang ada dalam perjalanan waktu ini ada kaitan dengan proses penciptaan alam semesta.Kehadiran kita sebagai indvidu, bukanlah kecelakaan. Bukan juga karena tidak sengaja. Kehidupan kita sebagai individu adalah bukti kasih sayang Maha Pencipta. Sama seperti penciptaan mahluk lainnya dan berbagai benda di langit seperti matahari, pasti ada tujuannya.Nilai transendental inilah yang membuat semangat hidup ini masih menyala. Di tengah berbagai kesulitan, tekanan, desakan kehidupan, kerumitan di kantor dan kepala pusing memikirkan keluarga dan kuliah, maka nilai fundamental reiligius inilah yang “menghidupkan” diri kita supaya tidak menjadi “mayat hidup”.Hidup menjadi lebih berarti. Seperti dikatakan oleh sebuah ungkapan, hidup sekali, menjadi berarti.Tengoklah, kehidupan kita. Apakah ada rasa syukur mengenai nafas yang kita hirup, degup jantung dan berbagai tanda kehidupan dalam diri kita ? Perangkat spiritual inilah yang akan mengangkat semangat kita tetap menyala, mengarungi kehidupan dengan senyum, dengan pikiran positif dan dengan ketenangan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d