• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archive

To See the Unseen: Kisah dibalik damai Aceh

07 Monday May 2007

Posted by Setiawan in Archive, Books

≈ Leave a comment

Perdamaian Aceh memang menyisakan banyak pertanyaan. Bagaimana sebuah perang yang berlangsung cukup lama antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Indonesia bisa berakhir di meja perundingan. Saya mengikuti dari permukaan saja mengenai perundingan misalnya di Finlandia.Tampak Farid Hussain (ketiga dari kanan) bersama Hamid Awaludin dan Sofyan Djalil.Nah ternyata sesudah buku itu terbit, saya berkesempatan berbincang dengan penulisnya untuk rubrik Kabar Buku BBC. Dia adalah Farid Hussain, mantan Wakil Menko Kesra dan sekarang sebagai pejabat tinggi di Departemen Kesehatan.Yang menarik dari wawancara dengan Farid Hussain adalah pendekatan penyelesaian masalah konflik itu diawali dengan cara dokter mendeteksi penyakit. Dia melakukan diagnosa dulu lalu dicarikan penyakitnya. Dia melangkah dengan latar belakang sebagai dokter untuk menyelesaikan persoalan rumit yang tidak bisa ditangani diplomat konvensional bahkan para petinggi di Indonesia.Dia mulai melangkah ke kawasan Benhil di Jakarta sampai melanglangbuana mulai dari Singapura, Malaysia, Swedia sampai ke Finlandia dimana kesepakatan damai dicapai. Dia juga datang ke hutan di Aceh bertemu dengan Panglima GAM Sofyan Daud. Semuanya dilakukan di belakang layar dengan hotline kepada Yusuf Kalla yang kemudian menjadi Wakil Presiden.Berikut ini dapat Anda nikmati dalam Kabar Buku BBC

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Memanfaatkan Web 2.0 untuk networking

07 Monday May 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ 1 Comment

Salah satu keuntungan web 2.0 di alam internet ini adalah networking. Model internet sekarang memungkinkan orang berinteraksi, berkolaborasi dan bahkan bersilaturahmi dengan berbagai jenis suku dan bangsa. Itu semua dilakukan di depan komputer !Salah satu caranya, masuklah Anda dalam komunitas blogger. Bisa Anda buka account di blogger.con, multiply.com atau wordpress.com. Anda juga bisa membuat podcast di podomatic.com atau simpan video di youtube.Ada banyak cara untuk membuat jaringan berkawan. Chatting juga merupakan sebuah wahana untuk berinteraksi.Semuanya sudah tersedia. Anda tinggal melengkapi komputer dengan microphone maka komunikasi melalui skype dengan mudah berkomunikasi dengan seluruh dunia. Web 2.0 tampaknya akan berganti dengan pola internet yang lebih mengutamakan kedalam kekhasan jejaring internet saat ini.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Bersyukur dengan udara yang gratis

05 Saturday May 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ Leave a comment

Mungkin Anda heran. Udara gratis kok dipikirkan. Dari sejak lahir udara memang gratis. Unsur kimia O2 ini kan ada dimana-mana di muka bumi ini, jadi kemanapun kita datang dengan paspor apapun udara masih gratis.Ini dia angurah yang melekat pada diri kita, tapi kita sering lupa. Sesuatu yang ringan dirasakan namun sudah tak pernah lagi dipikirkan. Untuk mengetahui betapa pentingnya udara ini, cobalah Anda menutup hidup selama satu menit. Niscaya akan dirasakan kekurangan udara merupakan sebuah penderitaan dan bahkan bisa menuntun ke arah kematian.Syukur akan angurah udara ini – apalagi jika udara itu di pegunungan yang segar – merupakan keniscayaan yang terlupakan. Begitu banyak persoalan dalam hidup seseorang sehingga dia lupa bahwa udara dimana dia hidup dan gratis tidak dirasakan lagi merupakan sebuah kebahagiaan.Bahagia bahwa masih ada udara di sekitar kita. Terlepas dari polusi atau tidak, namun memang udara inilah yang semestinya kita sukuri dan dijaga bersama.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d