• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archive

Fira Basuki

08 Friday Jun 2007

Posted by Setiawan in Archive, Books

≈ Leave a comment

Salah satu kenalan saat mengasuh Kabar Buku adalah Fira Basuki. Nggak sengaja saya masuk ke blog pribadinya Fira Basuki dan sedang merayakan hari besarnya, ulang tahun. Saya tidak tahu yang ke berapa ya ? Yaa tanyakan saja langsung ke Fira.Saya pernah juga membahas bukunya ketika mengadaptasi film Garin Nugroho, Cinta Dalam Sepotong Roti, kedalam buku menjadi sebuah karya yang menarik untuk dibaca. Sudah lama memang buku ini terbit, kalau tidak salah tahuin 2005.Foto: Fira Basuki Kalau mendengarkan bukunya, bisa juga seperti apa buku Cinta Dalam Sepotong Roti.

Oh ya, saya juga tahun ini mendapatkan buku baru mengenai biografi Wimar Witoelar dimana Fira Basuki menjadi penulisnya juga.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Power of syukur (1)

06 Wednesday Jun 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ 1 Comment

Syukur, sikap berterima kasih kepada lingkungan dan kepada Maha Pencipta merupakan obat dari segala keresahan. Dengan bersyukur segala kesedihan terasa terobati, semua kesulitan menjadi ringan, rasa amarah menjadi reda dan pandangan kita ke dalam dunia menjadi sejuk.Mengapa rasa syukur ini perlu dipelihara ? Kemanapun kita memanndang dan membaca kadang-kadang suram dunia ini. Seringkali media menawarkan berita yang meresahkan. Itulah mengapa rasa syukur menjadi modal penting dalam kehidupan kita. Sikap untuk senantiasa bersyukur muncul dari kekuatan spiritual, kekuatan pikiran dan kekuatan aksi.Kekuatan spiritual disini maksudnya adalah kehidupan keagamaan kita yang menggali nilai-nilai untuk menghargai kehidupan ini. Hidup ini adalah berbagai pandangan agama merupakan perantara untuk kehidupan yang lebih baik dan abadi. Dengan mensyukuri umur ini maka terdapat landasan kuat spiritual bahwa semua yang ada dalam perjalanan waktu ini ada kaitan dengan proses penciptaan alam semesta.Kehadiran kita sebagai indvidu, bukanlah kecelakaan. Bukan juga karena tidak sengaja. Kehidupan kita sebagai individu adalah bukti kasih sayang Maha Pencipta. Sama seperti penciptaan mahluk lainnya dan berbagai benda di langit seperti matahari, pasti ada tujuannya.Nilai transendental inilah yang membuat semangat hidup ini masih menyala. Di tengah berbagai kesulitan, tekanan, desakan kehidupan, kerumitan di kantor dan kepala pusing memikirkan keluarga dan kuliah, maka nilai fundamental reiligius inilah yang “menghidupkan” diri kita supaya tidak menjadi “mayat hidup”.Hidup menjadi lebih berarti. Seperti dikatakan oleh sebuah ungkapan, hidup sekali, menjadi berarti.Tengoklah, kehidupan kita. Apakah ada rasa syukur mengenai nafas yang kita hirup, degup jantung dan berbagai tanda kehidupan dalam diri kita ? Perangkat spiritual inilah yang akan mengangkat semangat kita tetap menyala, mengarungi kehidupan dengan senyum, dengan pikiran positif dan dengan ketenangan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Sudahkah menamatkan buku suci ?

03 Sunday Jun 2007

Posted by Setiawan in Archive, Books

≈ Leave a comment

Pertanyaan ini muncul ketika mendengarkan obrolan subuh mengenai kehidupan. Ya sudahkan kita menamatkan (istilahnya khatam) buku suci kehidupan kita, panduan kehidupan kita ? Tentu banyak alasan untuk mengatakan, wah sulit. Bahasanya asing. Istinya mesti dicerna. Tidak ada waktu.Sebutkan seribu alasan. Anda akan menemukan alasan untuk tidak membaca, mengkaji dan menyelami buku suci dalam kehidupan kita. Namun hidup kita di dunia hanya sekali. Menjadi penting agar hidup ini berarti dan selamat.Jika ditulis dalam bahasa bukan Indonesia, tentu sudah banyak terjemahnya. Kita memiliki akses langsung dengan terjemahnya. Nimati, kunyah dan jadikan bagian menu harian, mingguan dan bulanan buku suci kehidupan kita ini. Nilai buku keagamaan seperti ini sangatlah penting dalam memandu kehidupan.Niscaya dengan banyak akses informasi kepada buku yang diciptakan-Nya untuk panduan hidup, akan sangat berarti nilai kehidupan kita ini.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d