• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • RoomHLNKI
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Monthly Archives: September 2006

Liputan jarak jauh kudeta Thailand

21 Thursday Sep 2006

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Kudeta Thailand adalah peristiwa sangat menarik. Setelah sekitar 15 tahun Thailand berjalan menuju demokrasi, kudeta menjadi pilihan para jenderal yang tidak senang dengan situasi politik. Sejak 1920-an sudah lebih dari 50 kali kudeta berdarah atau tidak di negeri pagoda ini.

Liputan langsung memang menarik, tetapi liputan jarak jauh melalui kantor berita, televisi, internet dan media lainnya menjadi pilihan sebagian dari surat kabar.

Angle yang bisa dikembangkan tentu adalah fokus kepada para pemimpin kudeta dan mereka yang digulingkan.

Pemberitaan yang semestinya tetap disodorkan kepada para pembaca antara lain:

1. Langkah-langkah pemimpin kudeta, pernyataan dan kebijakannya.

2. Pendukung kudeta. Siapa saja, darimana saja, kesatuan militer mana, posisi di kota dan daerah.

3. Penentang kudeta: termasuk didalamnya PM Thaksin yang digulingkan, partai politik yang mendukungnya dan kalangan mahasiswa yang biasa kritis terhadap kudeta.

4. Profil pemimpin kudeta: Jenderal Sonthi ternyata seorang Muslim yang lahir dari keluarga kaya di Bangkok dan sudah lama dekat dengan Istana Kerajaan. Surat kabar The Times London menyajikan profil dia. Profil calon perdana menteri katanya ada tiga: mantan panglima militer, Gubernur Bank sentral dan Hakim di Mahkamah Agung.

5. Analisis: mengapa kudeta, dan apa konsekuensinya terhadap Thailand. Lalu apa pengaruhnya terhadap kawasan. Salah satunya: Birma senang dengan kudeta dan memiliki alasan melanjutkan kekuasaannya. Sikap ASEAN juga akan sulit tetapi tetap menarik. Dukungan Raja juga menarik untuk disajikan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Jaga hubungan dengan nara sumber

17 Sunday Sep 2006

Posted by Setiawan in Archive, Tips Liputan

≈ Leave a comment

Nara sumber yang pernah diwawancara sangatlah berharga dalam karir Anda sebagai wartawan. Mereka juga memiliki karir. Misalnya seorang polisi yang berpangka ajun kombes mungkin suatu saat naik menjadi Brigadir Jenderal. Jika mereka naik maka hubungan dengan nara sumber semakin penting.

Jaga senantiasa hubungan baik dengan nara sumber. Jangan sampai dalam pekerjaan yang tinggi tekanannya kita mengorbankan hubungan dengan nara sumber. Tetaplah bersikap profesional dengan nara sumber itu serta menjaga jarak terutama dalam pemberitaan.

Semakin banyak nara sumber yang memiliki karir berkembang semakin besar pula peluang untuk mendapatkan berita dan laporan eksklusif.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Tips mengorek keterangan dari nara sumber

12 Tuesday Sep 2006

Posted by Setiawan in Archive, Tips Liputan

≈ 1 Comment

Ada banyak cara untuk mendapatkan keterangan dari sumber. Informasi yang diperlukan kadang-kadang sulit diperoleh karena nara sumber pelit menyampaikanya.

Seorang wartawan kadang-kadang tidak sabar untuk segera mendapatkan jawaban dari bebagai pertanyaan yang dimilikinya. Misalnya, jika nara sumber terlibat dalam korupsi maka langsung ditanya bagaimana, dimana, kapan dan mengapa.

Ada kalanya kalau keterangan yang dikorek itu sensitif bagi bagi nara sumber. Cobalah cara bertanyanya dimulai dengan mengakrabkan diri dengan nara sumber. Ngobrol yang membuat nara sumber enak dan berbicara.

Kepercayaan perlu dibangun dengan beberapa obrolan ringan ketika bertemu. Dalam beberapa menit kita dapat membangun komunikasi dengan nara sumber. Kalau banyak waktu mungkin pemanasan bisa lebih lama lagi apalagi jika ditawarkan minum atau makanan.

Bawalah nara sumber dalam sikap yang rileks. Sesudah terjalin komunikasi yang baik, dan kepercayaan tumbuh barulah menuju sasaran dan maksud dari pertemuan itu.

Biasanya jika suasana sudah terbangun, obrolan dalam pertanyaan akan mengalir tanpa nara sumber sadari. Setahap demi setahap pertanyaan bisa diajukan.

Mulailah dengan pertanyaan ringan. Kemudian barulah beranjak ke pertanyaan yang semakin mendalam dan diperlukan dalam peliputan.

Nara sumber itu bagaimanapun manusia, maka perlakukanlah sebagai seorang teman dan manusia yang utuh. Untuk mengetahui bagaimana karakter nara sumber dan pendekatan apa yang bisa digunakan, diperlukan praktek yang sering. Niscaya jika sering bertemu nara sumber atau perantara nara sumber yang akan menyambungkan kepada sumber utama, akan ada teknik-tenik sendiri yang bisa dikembangkan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d