• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • RoomHLNKI
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Monthly Archives: July 2006

Lowongan untuk editor dan wartawan

22 Saturday Jul 2006

Posted by Setiawan in Gallery

≈ Leave a comment

Berikut ini kesempatan terjun di dunia jurnalistik dari sebuah milis wartawan, silahkan cek kepada alamat yang dituju. Catat: Paling lambat 3 Agustus 2006.

EDITOR/TRANSLATOR/JOURNALIST REQUIRED

Our client an establish national IT Solution Provider
is seeking highly caliber candidate to work in their
office in Jakarta as Editor/Translator/Journalist
(Code MR-ETJ).

The Qualifications :

• Male/Female, max 30 years old
• Bachelor degree from any discipline with minimum GPA
is 3.00
• Having experience in related area at least for 3
years.
• Excellent ability in writing essay and article in
English and Bahasa Indonesia
• Excellent English and Bahasa Indonesia
• Good sense to generate creative works with Microsoft
Publisher, Adobe Photoshop or Adobe creativity
• A fast learner and committed to self improvement
• Willing to work under tight deadline
• Having experience in journalist, mass media or
advertising company is advantage

For interested qualified candidates, please send your
updated resume with photograph not later than 3rd
August 2006, to career@hitss.co.id . Please put the
position code : MR-ETJ in your email subject.

Only shortlisted candidate who meet the qualifications
will be notified.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Kebijakan editorial ketika penulisan liputan

21 Friday Jul 2006

Posted by Setiawan in Teknik Penulisan

≈ Leave a comment

Apa yang membedakan satu koran dengan koran lainnya dalam liputan ? Jawaban simplenya: kebijakan editorial. Editorial masing-masing surat kabar atau media berbeda satu sama lain. Boleh dikatakan tidak ada media yang sama persis kebijakan editorialnya dalam pemberitaannya.

Kebijakan editorial inilah yang “membimbing” seorang jurnalis menuliskan laporan liputannya. Dengan adanya editorial ini juga memudahkan liputan di lapangan, menggarisbawahi liputan dan mengangkat tema-tema liputan.

Kompas misalnya sangat kuat dalam kebijakan editorial dengan menyandarkan apa yang disebut humanismei transendental. Humanisme atau kemanusiaan dipahami dalam konteks manusia sebagai orang yang memiliki nilai hidup keagamaan. Humanisme transedental merupakan pilar Komapas dalam semua liputan mulai dari hiburan sampai dengan berita politik.

Dalam sebuah tulisan tepat 40 tahun Kompas, Jacob Oetama menulis seperti ini soal kebijakan editorial:

Pandangan, sikap hidup, dan orientasi nilai Kompas adalah faham kemanusiaan yang beriman, yang percaya kepada nilai abadi dan nilai kemanusiaan.

Bukan saja pendidikan yang diperlukan anak manusia, tetapi juga pencerahan, pendidikan akal budi. Ilmu, kepandaian, kecerdasan menjadi bagiannya. Tetapi juga watak atau karakter, kepribadian, rasa tanggung jawab, kejujuran, dan ketulusan.

Orang Perancis menyebut surat kabar sebagai un journal c’est un monsieur, surat kabar bersosok, berpribadi justru karena memiliki pandangan hidup yang transenden serta pandangan hidup kemasyarakatan.

Lebih dari sekadar suatu informasi dan peliputan perihal peristiwa dan permasalahan, surat kabar adalah juga interaksi. Dalam bahasa sehari-hari karena itu surat kabar mempunyai policy, editorial policy, kebijakan editorial. Juga kebijakan perusahaan.

Pandangan dasar koran atau media apapun memang penting untuk memiliki semacam falsafah atau hal-hal fundamental yang membuat sebuah lembaga media berdiri. Jika hanya kebutuhan komersial, lembaga media memang bisa menjadi kaya tetapi tidak memberikan “daya pikat” yang kuat untuk sebuah bangsa secara keseluruhan. Media komersial hanya akan memperkaya para pemilik media itu secara materi tetapi mungkin tidak akan “memperkaya” khasanah kebudayaan bangsa.

Oleh sebab itulah maka sebuah kebijakan redaksi sangat penting dalam liputan di lapangan. Terjun ke lapangan tanpa panduan akan menyulitkan para jurnalis. Selain itu tanpa sebuah semangat kebersamaan dalam sebuah media maka bisa terjadi ketidakharmonisan dalam penyajian berita dan liputan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Tantangan meliput di Timur Tengah

19 Wednesday Jul 2006

Posted by Setiawan in Teknik Penulisan

≈ Leave a comment

Dengan suasana membara saat ini di Lebanon dan Gaza, bagi seorang jurnalis ini adalah tantangan nyata. Drama pengungsian mungkin lebih menarik untuk diikuti dari sekedar pemboman yang dilakukan Israel dan Hezbullah. Kalau ke lapangan mungkin banyak feature and angle bisa dikembangkan.

Sebaliknya jika kita tidak memiliki kesempatan datang ke lokasi peristiwa, salah satu jalan adalah mengembangkan pengamatan dari jauh. Studi dari sumber kedua tidak ada salahnya. Sumber berita seperti majalah, koran,online news dan jurnal ilmiah merupakan sumber penting untuk penulisan berita.

Bahkan keuntungan penulisan dari jauh adalah analisis bisa lebih tajam dan menukik. Berbagai sumber bisa dihimpun mulai dari sumber di Timur Tengah, Barat dan dari Indonesia sendiri. Jadi meskipun posisinya di Jakarta misalnya analisis dan pembuatan berita akan jalan terus bagi seorang jurnalis. Bahkan dengan tingkat tertentu bisa mengembangkan daya analisis yang lebih menyeluruh karena membandingkan berbagai sumber.

Sebaliknya jika terjun ke lapangan tantangannya akan lebih besar dan juga ancaman fisiknya tinggi. Kebutuhan untuk pelatihan liputan perang atau daerah konflik harus sudah melengkapi diri kita. Jika tidak ada pengalaman terjun ke medan berat seperti arena perang di Lebanon selatan mungkin bisa berlatih di Indonesia mengikuti jurnalis senior ke daerah konflik mulai dari Aceh sampai Papua.

Sekali lagi tantangan di lapangan adalah bersifat fisik. Kita sebaiknya memiliki stamina tinggi untuk terus menerus awas dan waspada dengan situasi sekitarnya.

Salah satu pengalaman terjun ke lapangan adalah jalinlah persahabatan dengan sebanyak mungkin wartawan lokal dan wartawan Barat. Di lapangan kita biasanya memiliki semangat korps. Jadi apakah wartawan tulis, kameraman, fotografi atau radio memiliki semangat jurnalistik yang sama. Kecepatan, ketepatan, angle yang beraneka ragam serta teknik pengiriman yang memenuhi deadline adalah kebutuhan jurnalis di lapangan.

Oleh sebab itu biasanya begitu mendarat di sebuah medan liputan jangan lupa memeriksa semua jalur komunikasi yang kita bawa atau saluran telepon dimana menginap. Apakah kita tinggal di hotel atau rumah kenalan, sebaiknya cek dan ricek akses telepon dan internet.

Selain untuk pengiriman juga diperlukan untuk koordinasi dengan editor di kantor. Dijaman dimana telepon seluler sangat mudah maka fungsi SMS juga penting dalam liputan di medan yang keras.

Jangan lupa kalau di lapangan dan sempat memiliki akses ke internet atau ke faks untuk senantiasa mengecek perkembangan dunia serta angle yang dikembangkan wartawan kantor berita jika menyangkut pemberitaan hardnews. Namun untuk feature kita bisa mengembangkan keunikan khusus.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d