Memanfaatkan Web 2.0 untuk networking

Salah satu keuntungan web 2.0 di alam internet ini adalah networking. Model internet sekarang memungkinkan orang berinteraksi, berkolaborasi dan bahkan bersilaturahmi dengan berbagai jenis suku dan bangsa. Itu semua dilakukan di depan komputer !Salah satu caranya, masuklah Anda dalam komunitas blogger. Bisa Anda buka account di blogger.con, multiply.com atau wordpress.com. Anda juga bisa membuat podcast di podomatic.com atau simpan video di youtube.Ada banyak cara untuk membuat jaringan berkawan. Chatting juga merupakan sebuah wahana untuk berinteraksi.Semuanya sudah tersedia. Anda tinggal melengkapi komputer dengan microphone maka komunikasi melalui skype dengan mudah berkomunikasi dengan seluruh dunia. Web 2.0 tampaknya akan berganti dengan pola internet yang lebih mengutamakan kedalam kekhasan jejaring internet saat ini.

Bersyukur dengan udara yang gratis

Mungkin Anda heran. Udara gratis kok dipikirkan. Dari sejak lahir udara memang gratis. Unsur kimia O2 ini kan ada dimana-mana di muka bumi ini, jadi kemanapun kita datang dengan paspor apapun udara masih gratis.Ini dia angurah yang melekat pada diri kita, tapi kita sering lupa. Sesuatu yang ringan dirasakan namun sudah tak pernah lagi dipikirkan. Untuk mengetahui betapa pentingnya udara ini, cobalah Anda menutup hidup selama satu menit. Niscaya akan dirasakan kekurangan udara merupakan sebuah penderitaan dan bahkan bisa menuntun ke arah kematian.Syukur akan angurah udara ini – apalagi jika udara itu di pegunungan yang segar – merupakan keniscayaan yang terlupakan. Begitu banyak persoalan dalam hidup seseorang sehingga dia lupa bahwa udara dimana dia hidup dan gratis tidak dirasakan lagi merupakan sebuah kebahagiaan.Bahagia bahwa masih ada udara di sekitar kita. Terlepas dari polusi atau tidak, namun memang udara inilah yang semestinya kita sukuri dan dijaga bersama.

Sikap Anda terbangun dari tidur

Ucapan pertama saat bangun tidur akan menentukan sikap Anda selanjutnya. Dalam ungkapan umum barangkali ada dua hal yang bisa kita lihat dari bangun tidur ini.Sikap pertama: “Thanks God, its morning”Ucapan ini merupakan rasa syukur bisa hidup kembali setelah “mati” sementara. Beruntung jika sikap ini menjadi bagian dari kehidupan Anda.Sikap kedua: “Oh my God, its morning !”Ucapan ini tidak persis seperti itu. Bisa juga berupa perasaan kesal sudah pagi lagi. Namun hati seperti itu mencerminkan betapa Anda tidak mau terbangun dari mimpi Anda. Anda memilih lari dari kenyataan sehari-hari.Aduh sudah pagi lagi ! Mungkin banyak diucapkan orang. Tekanan berbagai persoalan menyebabkan secara alamiah ucapan itu keluar.Sekarang terserah Anda, mau sikap pertama atau kedua. Campuran keduanya. Atau mungkin tidak mau peduli dengan itu semua. Namun ingat, pilihan ini banyak mempengaruhi mood Anda hari itu.