Pada umumnya hari Minggu adalah acara keluarga. Atau paling tidak acara pribadi. Belakangan kadang-kadang acara hari Minggu lebih padat dari hari biasa. Tidak jarang melelahkan secara fisik. Kalau kesibukan itu terkait dengan keluarga mungkin baik-baik saja. Namun mungkin juga terkait kegiatan sosial.Nah kegiatan dan kewajiban sosial ini memang harus disiasati agar tidak melelahkan secara fisik. Kegiatan Minggu bisa fun dan refreshing. Aktivitas hari libur ini bisa mengeluarkan diri dari kegiatan rutin.Kalau memang memiliki peluang, sebaiknya pergi keluar. Tinggal dirumah hari Minggu atau libur adalah pilihan kurang pas. Jalan-jalan ke luar, apakah untuk sekedar menghirup udara di taman atau berkeliling kota, bisa jadi menyehatkan. Saya kira pilihan pergi ke tempat yang udaranya segar merupakan keputusan terbaik, selain tentu sambil mengunjungi sanak saudara.
Apakah hari minggu Anda lebih sibuk?
04 Sunday Feb 2007
Dalam setiap peristiwa senantiasa ada sesuatu yang patut disyukuri. Sebuah musibah akan memberikan daya dorong untuk berfikir bagaimana cara menghindarinya. Kesulitan akan semakin membuat kuat daya fikir dan fisik.Dengan rasa syukur terhadap apa yang dialami akan membuat kita lebih kuat. Banyak sejarah telah membuktikan bahwa kesulitan sebuah bangsa membawa kejayaan kepada bangsa itu apabila situasi itu dipandang sebagai tantangan.Rasa syukur itu bisa skalanya bangsa bisa pula individu. Yang pasti dengan rasa syukur terhadap apa yang dihadapi maka kemajuan akan menjemput, kejayaan akan tergariskan di depan kita.Saya banyak membaca baik langsung maupun tidak langsung bahwa kejayaan, kegemilangan dan kemenangan tidak lain berkat kekuatan syukur. Power of syukur telah memberkan daya dorong untuk bangkit. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Dalam kamus orang-orang yang bersyukur, tidak ada kesulitan. Yang ada adalah tantangan dan keinginan untuk maju.Banyak dari kita sendiri berhenti begitu menghadapi kesulitan. Mandek begitu bertemu dengan tantangan. Kemajuan dan kreativitas sangat dekat bertetangga. Orang yang mau maju akan cepat menanggapi situasi. Dia pro aktif. Artinya, lingkungan adalah bahan mentah untuk kemajuan. Dia tidak berhenti merenungkan nasib.Bangkit dan terus bangkit merupakan rahasia syukur. Sejarah kemanusiaan sejak Nabi Adam dipenuhi dengan orang-orang yang hidupnya bersyukur. Mereka yang bersyukur bahkan ketika ditimpa kesulitan berat tidak pernah putus asa dari Rahmat Ilahi. Saatnya kita menilai diri berapa besar keberuntungan kita tanpa kita pernah bersyukur. Saatnya bersyukur, niscaya akan ditambah nikmat kita.