Tutup tahun sering menjadi ajang evaluasi dan menulis resolusi tahun depannya. Mengapa perlu resolusi ? Tentu kita tahun jatah setiap tahun sama. Setiap orang, setiap lembaga dan organisasi memiliki modal sama : kurang lebih 365 hari.Oleh karena itu tabungan waktu ini perlu dihemat agar menghasilkan sesuatu yang memberikan manfaat.Resolusi atau tekad tahun depan perlu dituliskan dan dibeberkan. Baik untuk keperluan pribadi dan organisasi, tekad itu perlu dicatat.Salah satu cara mudah membuat resolusi buatlah 10 sasaran tahun depan. Mulailah dari diri sendiri, keluarga kemudian karir.
Mempersiapkan resolusi 2008
16 Sunday Dec 2007
Berkebun di belakang rumah ada asyiknya juga. Ya itu, asyiknya saat panen buah-buahan. Saya tidak ingat membeli pohon plum di sebuah toko beberapa tahun lalu. Nyonya di rumah selalu memperhatikan pohon ini dengan memberinya pupuk. Alhamdulillah tahun ini pohon plum berbuah cukup banyak meski ukurannya kecil. Plum itu sejenis apa ya kalau di Indonesia, mungkin semacam buah mangga ukuran kecil. Manis rasanya dan di tengahnya ada bijinya.Summer kali ini cukup beruntung bisa menikmati petikan buah plum yang fresh.Tidak hanya plum, kami sekeluarga juga menunggu panen buah tomat dan jagung. Mudah-mudahan summer masih panjang panasnya dan bisa bakar jagung atau rebus jagung sambil menikmati keindahan udara di Inggris.Ada beberapa bunga ros juga lagi berbunga baik yang di depan rumah atau belakang. Sungguh indah sekali.
 Tomat katanya juga banyak khasiatnya. Juice tomat termasuk yang bermanfaat bagi tubuh, tetapi menunggu panen tomat juga merupakan keasyikan tersendiri.      Â
Saya melihat sendiri bayi berusia 22 minggu di dalam layar televisi hasil scanner dokter. Jantun berdenyut-denyut yang menandakan mahluk hidup di dalam rahim ibu.Saya baru tersadar bahwa jantung di dalam tubuh ini berdegup terus dengan kecepatan konstan dan tanpa henti sejak usia empat bulan di dalam rahim ibu. Apakah pernah terpikir betapa jantung ini penting ? Saya mengakui jarang.Renungan ini mengingatkan pula bahwa jika jantung ini bekerja keras tetapi kita tidak pernah bersyukur kepada Maha Pencipta.Jantung bayi di dalam rahim yang saya saksikan di sebuah rumah sakit di London menunjukkan betapa ajaibnya dan betapa luar biasa jantung ini. Jika ada kelainan dalam jantung – ini memang terjadi kepada siapa saja – maka kita akan semakin bersyukur mengenai jantung kita.