• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Blog

Lompatan Spiritual, kasus Gito Rollies

28 Thursday Feb 2008

Posted by Setiawan in Archive, Blog, Inspiration

≈ Leave a comment

Gito RolliesSungguh saya kagum dengan mereka yang mengalami lompatan spiritual, lompatan yang kemudian mengubah gaya dan pandangan hidup mereka. Tulisan ini dibuat setelah mendapat berita Gito Rollies meninggal hari Kamis. Seorang penyanyi rock yang di akhir hidupnya banyak tampil dalam sinetron inspirasional, sinetron bernafaskan ruhani.Saya tidak banyak mendapatkan informasi bagaimana peralihan ruhani seseorang dari penyanyi yang glamour dengan musik-musik keras menjadi seseorang yang dekat dengan Tuhan. Saya anggap meski tidak pernah bertemu merupakan sebuah “kemenangan” spiritual, sebuah “sukses” sejati.Dalam bahasa agama, mencapai kehidupan akhir yang baik. Kesan ini tentu bisa berbeda dengan sahabat dekatnya.Lompatan spiritual seperti apa sehingga terbentuk Gito Rollies di akhir hidupnya seperti itu. Apakah mungkin seperti dilaporkan dalam riwayat hidupnya dimana “Gito terserang kanker kelenjar getah bening sejak 2005, dan menjalani kemoterapi di sebuah rumah sakit di Singapura.”Ada tokoh mirip Gito yakni Harry Mukti. Saya pernah melihatnya beberapa tahun lalu dengan pakaian berjubah seperti seorang habib. Saya menganggap Harry juga mengalami perjalanan spiritual yang menghantarkannya kepada sosok seperti itu.Lompatan spiritual ini tentu menguntungkan yang mengalaminya. Kedekatan dengan sumber-sumber yang menenangan ruhani ini mungkin memberikan jalan lebih baik.Di Inggris, Cat Stevens juga mengalami pergulatan ruhani yang sangat panjang sampai akhirnya bermuara pada nama Yusuf Islam. Nama yang kemudian terkenal dengan langkah-langkahnya di mancanegara termasuk pada akhirnya menelurkan musik-musik ruhani penuh inspiratif.Salam sebuah tayangan, saya mendengarkan langsung bahwa lompatan spiritual yang mengubah hidupnya terjadi ketika berenang di pantai Malibu, Hollywood. Di pantai yang tenang inilah ketika sedang berenang, ombak menenggelamkan dan membawanya ke tengah. Dia merasakan itulah akhir hidupnya karena berenang pada pagi hari itu tidak ada orang yang menyaksikan.Dengan hempasan ombak itu dia tenggelam. Saat itulah terbesit antara hidup dan mati sebuah tekad untuk hidup lebih baik. Yusuf Islam berdoa agar diberi kesempatan hidup agar dapat mengabdi-Nya dengan lebih tulus dan suci.Tiba-tiba, katanya, entah darimana ombak yang bergulung itu berhenti. Ombak itu malah membawanya ke pantai. Keajaiban dan pengalaman ruhani inilah yang kemudian diyakini sebuah sebuah pertanda untuk semakin dalam menjalani kehidupan spiritual yang lebih bersih dan suci.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Ajip Rosidi, berprestasi tanpa ijazah

20 Wednesday Feb 2008

Posted by Setiawan in Archive, Blog, Books

≈ Leave a comment

Hidup Tanpa Ijazah adalah judul otobiografi Ajip Rosidi, penulis produktif, budayawan dan tokoh Sunda yang mengelana sampai sekitar 20 tahun mengajar di Jepang. Tentu pertama yang ingin tahu adalah mengapa judulnya menyebut tanpa ijazah? Apakah itu berarti Ajip memang tidak selesai pendidikan yang berijazah?Jawabannya : Iya. Ini untuk menunjukkan, katanya, orang tanpa ijazah pun bisa berprestasi. Sungguh jawaban yang lugas dan bermakna. Jawaban ini juga memberikan peluang bagi siapapun yang hidup tidak sempat mencicipi pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri, untuk tidak mundur dari berprestasi.Mereka yang lulus perguruan tinggi malah belum tentu berprestasi. Jawaban Ajip Rosidi selengkapnya tentu bisa dibaca dalam buku setebal 1300 halaman. Produktifitasnya dalam menulis tentu telah dibuktikan dengan adanya buku otobiografinya yang tebal ini. Bahasanya lugas apa adanya. (foto ajip-rosidi.com)Dengarkan selengkapnya:

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Berkunjung ke Manchester

18 Monday Feb 2008

Posted by Setiawan in Archive, Blog, London

≈ 2 Comments

Banyak inspirasi dari hasil kunjungan ke sekian kalinya ke Manchester. Saya tidak ingat sudah berapa kali lewat dan mampir di Manchester selama berada di Inggris sejak 2000. Kota ini memiliki magnet tersendiri. Kalau Anda mau kesana dari London pilihan kendaraan bisa naik kereta atau bus atau mobil sendiri. Naik kereta biasanya menggunakan Virgins.Tips agar murah kesana karena datang bersama keluarga dari kota lain, belilah terlebih dahulu Family Railway Card dengan harga £ 24 pound. Jika Anda bersama keluarga atau anak-anak bisa menghemat harga tiket dewasa sampai 30 persen. Jika anda berkeliling UK naik kereta api berkali-kali maka nilainya akan semakin tinggi karena senantiasa mendapat discount 30 persen sama dengan student card. Membeli Family Railway Card caranya mudah, datang ke stasiun British Railway (bukan Tube atau Underground) minta formnya dan kemudian mengisi alamat dan nama dua orang biasanya pemegang kartu itu, lalu bayar dan sudah. Anda bisa membeli tiket antar kota dengan discount 30 persen dengan batasan 2 sampai 4 dewasa dan asmpai tiga anak. Orang dewasa tidak harus berhubungan family.Kali ini pun saya Sabtu pergi ke Manchester seperti biasa membeli tiket melalui situs Qjump atau Trainline atau Virgins langsung maka dapat potongan cukup lumayana. Perjalanan sekitar tiga jam jadi daripada nyetir capek maka pulang pergi dengan nyaman naik kereta api.Sebagai kota yang terkenal dengan klub Manchester United – salah satu klub ternama di Inggris – maka kita bisa menikmati jalan-jalan di kota tentu dengan mampir di stadion Old Traford. Di dalamnya ada tur keliling namun harus membayar. Anda akan diajak berkeliling stadion ternama ini dan tentu befoto ria. Dulu ketika David Beckham menjadi bagian United sangatlah terkenal dan populer, namun sekarang lebih dikenal karena ManU menjadi juara Premiership tahun lalu.Bagi Anda yang mau berkunjung ke Inggris, sempatkanlah satu hari datang ke Manchester. Tidak begitu sulit kendaraan disini. Naik kereta api jam 8.00 pagi di London sekitar jam 11 sudah sampai dan sore hari pulang jam 5 sore maka masih bisa sampai ke London jam 8 malam.Siapa tahu berksempatan berkeliling Inggris, maka Manchester merupakan salah satu satu sasaran perjalanan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d