Gito RolliesSungguh saya kagum dengan mereka yang mengalami lompatan spiritual, lompatan yang kemudian mengubah gaya dan pandangan hidup mereka. Tulisan ini dibuat setelah mendapat berita Gito Rollies meninggal hari Kamis. Seorang penyanyi rock yang di akhir hidupnya banyak tampil dalam sinetron inspirasional, sinetron bernafaskan ruhani.Saya tidak banyak mendapatkan informasi bagaimana peralihan ruhani seseorang dari penyanyi yang glamour dengan musik-musik keras menjadi seseorang yang dekat dengan Tuhan. Saya anggap meski tidak pernah bertemu merupakan sebuah “kemenangan” spiritual, sebuah “sukses” sejati.Dalam bahasa agama, mencapai kehidupan akhir yang baik. Kesan ini tentu bisa berbeda dengan sahabat dekatnya.Lompatan spiritual seperti apa sehingga terbentuk Gito Rollies di akhir hidupnya seperti itu. Apakah mungkin seperti dilaporkan dalam riwayat hidupnya dimana “Gito terserang kanker kelenjar getah bening sejak 2005, dan menjalani kemoterapi di sebuah rumah sakit di Singapura.”Ada tokoh mirip Gito yakni Harry Mukti. Saya pernah melihatnya beberapa tahun lalu dengan pakaian berjubah seperti seorang habib. Saya menganggap Harry juga mengalami perjalanan spiritual yang menghantarkannya kepada sosok seperti itu.Lompatan spiritual ini tentu menguntungkan yang mengalaminya. Kedekatan dengan sumber-sumber yang menenangan ruhani ini mungkin memberikan jalan lebih baik.Di Inggris, Cat Stevens juga mengalami pergulatan ruhani yang sangat panjang sampai akhirnya bermuara pada nama Yusuf Islam. Nama yang kemudian terkenal dengan langkah-langkahnya di mancanegara termasuk pada akhirnya menelurkan musik-musik ruhani penuh inspiratif.Salam sebuah tayangan, saya mendengarkan langsung bahwa lompatan spiritual yang mengubah hidupnya terjadi ketika berenang di pantai Malibu, Hollywood. Di pantai yang tenang inilah ketika sedang berenang, ombak menenggelamkan dan membawanya ke tengah. Dia merasakan itulah akhir hidupnya karena berenang pada pagi hari itu tidak ada orang yang menyaksikan.Dengan hempasan ombak itu dia tenggelam. Saat itulah terbesit antara hidup dan mati sebuah tekad untuk hidup lebih baik. Yusuf Islam berdoa agar diberi kesempatan hidup agar dapat mengabdi-Nya dengan lebih tulus dan suci.Tiba-tiba, katanya, entah darimana ombak yang bergulung itu berhenti. Ombak itu malah membawanya ke pantai. Keajaiban dan pengalaman ruhani inilah yang kemudian diyakini sebuah sebuah pertanda untuk semakin dalam menjalani kehidupan spiritual yang lebih bersih dan suci.