• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • RoomHLNKI
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archive

Hikmah 3: Kejujuran akan selalu unggul

03 Saturday Mar 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ 2 Comments

Indonesia berada di papan atas dalam tingkat korupsi di dunia. Artinya, bangsa Indonesia secara menyeluruh merupakan bangsa paling korupsi. Ironis memang. Memang Indonesia dari jarak jauh terasa sekali berbeda dibandingkan negara dan bangsa lain di dunia. Indonesia seolah tidak pernah bangun tatkala didera oleh kesulitan ekonomi.Salah satu yang dapat dipelajari adalah mahalnya kejujuran. Kecurangan, penipuan, korupsi, berbohong, memutar balikkan fakta, fitnah, mark up proyek, uang pelicin, penyuapan, intimidasi dan berbagai tindak negatif lainnya seolah menjadi bagian dari budaya. Orang yang jujur yang membela kejujuran dan kebaikan, dicibir seolah tidak ada artinya. Seolah-olah mereka mahluk yang sok ideal. Mereka tidak akan pernah maju dan mendapatkan porsi proyek.Berbeda dengan bangsa lainnya, kejujuran dalam pelaporan dan perilaku sekalipun tidak ada yang mengawasi bukan barang aneh. Kejujuran merupakan bagian dalam keseharian. Dia melekat dalam perilaku bangsa itu. Siapa yang memulai ? Entahlah, kemanapun mata memandang banyak nilai kejujuran dalam kehidupan suatu bangsa, selain Indonesia. Tidak mengherankan kemudian secara kolektif bangsa itu lebih unggul, lebih kuat dan lebih kreatif.Apakah kejujuran akan kalah ? Ya untuk sementara. Namun dalam jangka panjang sikap yang sesuai nurani ini akan tetap tegak. Alam mengajarkan bahwa kejujuran merupakan sebuah hukum yang pasti. Ketika menanam singkong maka yang tumbuh adalah singkong, bukan pohon mangga.Jujur dalam melaporkan kemiskinan, kemajuan pembangunan, prestasi ekonomi dan bahkan jujur pada jabatannya sendiri baik dari tingkat presiden sampai pedagang keliling merupakan keharusan bagi bangsa yang terpuruk ini. Kecelakaan di darat, laut dan udara belakangan ini ujung pangkalnya tidak ada kejujuran dalam pelaporan baik soal penumpang maupun kelayakan sebuah kendaraan.Apakah kejujuran akan bisa tegak secara sukarela ? Seharusnya bisa. Namun dalam sejarah, harus ada satu kelompok yang menegakkan kejujuran ini. Penegakan hukum, dalam bahasa sekarang. Sayangnya di sebagian besar instansi hukum di Indonesia, ini juga barang mewah. Kemana mata memandang, kejujuran sangat didambakan tetapi sulit didapatkan. Saatnya menularkan virus kejujuran dari rumah sampai istana negara.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Retreat, must watch TV programme

26 Monday Feb 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog, Inspiration

≈ Leave a comment

I find this programme as “Big Brother” Moslem version. It is not precisely Big Brother as we have seen. But this interesting programme to watch in BBC2.

Here the explanation of programme.

“Respected Muslim teacher, Abdullah Trevathan is convinced that what people today are missing in their lives is a connection with the divine. He converted to Islam 30 years ago and believes passionately that the spiritual message at the heart of the religion is universal and accessible to all – whether or not you’re Muslim or even religious.

“Last summer, with Islamophobia raging back home in the UK, Abdullah put his convictions to the test by inviting three men and three women (some Muslim, others not), to spend four weeks exploring their spirituality at an Islamic retreat in the hills of southern Spain. For the six volunteers, all seeking answers, it was a unique opportunity to escape the frenetic, materialistic world outside and focus on the search for a deeper meaning by immersing themselves in a more reflective lifestyle.

Catatan: Saya membaca di surat kabar sore acara ini dan terkesan dengan seorang Muslimah Inggris yang mengatakan setelah mengikuti acara Retreat di Spanyol ini, keimanan saya semakin mantap. Saya penasaran menyaksikannya. Program yang dirancang oleh Sufi ini mengajak kita untuk menjelajah makrokosmos dan mikrokosmos.

Alam yang indah di Spanyol dan dzikir pagi, siang dan malam menghadirkan sebuah perjalanan spiritual untuk mendekati dan memahami arti hidup ini.Saya ingin menunggu seri kedua dan seri ketiga dari acara ini.

Mungkin minggu depan. Perenungan memang perlu untuk mempersegar jiwa. Dalam acara itu ada ziarah ke makam untuk mengingatkan kita akan batas kehidupan kita. Jatah hidup ini cuma sebentar, kata Abdullah, maka buatlah arti hidup ini sebaik-baiknya. Meaningful life. Its’ beautiful word.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Hikmah 2: Keadilan selalu tegak cepat atau lambat

25 Sunday Feb 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ Leave a comment

Jika anda merasa diperlakukan tidak adil dalam kehidupan namun Anda tidak mendapatkan keadilan itu, jangan risau. Keadilan akan selalu tegak cepat atau lambat. Mengapa demikian, karena ketidakadilan tidak selaras dengan nurani. Akal sehat mengatakan, tindakan tidak adil bertentangan dengan hati sanubari. Semua orang akan merasakan bahwa bertindak adil adalah salah. Namun manusia juga memiliki nafsu untuk menutupi ketidakadilan dengan segala cara.Kalau keadilan selalu tegak lalu kapan ? Di dunia ini, manusia hidup sementara. Mereka yang yakin ada kehidupan setelah kehidupan sekarang, maka keadilan akan didapatkan disana. Jika keadilan tidak diperoleh karena ditindas dan ditipu maka semuanya akan dilunasi di alam nanti.Oleh sebab itulah, akal sehat membenarkan bahwa ketidakadilan adalah salah. Jadi jangan khawatir nurani Anda terinjak selamanya. Keadilan akan tegak di dunia ini atau kalau tidak bisa karena kekuatan jahat menekan dan menguasai, maka tunggulah waktunya.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d