Lupa merupakan “penyakit” yang menghinggapi setiap orang. Namun lupa disini tidak termasuk pikun. Maksudnya adalah lupa mengingat sesuatu dan lupa nomor telepon atau rekening bank. Lupa tergolong normal, kata orang. Namun jika Anda banyak lupa termasuk sahabat Anda tentu sudah parah kondisinya.Saya kira lupa itu jika diingatkan lebih mendalam ada manfaatnya.Coba renungan. Jika Anda suatu saat menghadapi tekanan dalam pekerjaan karena kesalahan fatal dan membuat stress, maka bersyukulah sekarang sudan berlalu. Mungkin masih ada dalam ingatan Anda sedikit, namun stressnya boleh jadi hilang. Anda tidak mengingat sama sekali betapa lelah dan kesalnya kesalahan yang terjadi. Semuanya tidak diingat lagi setiap hari.Bayangkan jika Anda terus ingat setiap kali kondisi menyakitkan ini. Boleh jadi Anda tidak bisa menjalankan kehidupan normal. Hantu kekesalan, stress, tekanan hidup dan bahkan rasa malu tidak lagi mengejar-ngejar Anda.Jadi bersyukurlah Anda lupa.Kita juga mungkin melupakan momen-momen menyedihkan dalam kehidupan kita. Ada kalanya rasa sedih begitu mendalam karena kehilangan seseorang yang Anda cintai. Namun berangsur-angsur memori yang perih itu bisa berlalu.Lupa dengan demikian ada manfaatnya. Namun saran saya, jangan melupakan makan setiap hari karena bisa menimbulkan rasa sakit di dalam tubuh Anda.
Lupa ada manfaatnya juga
29 Sunday Apr 2007
Posted in Archive
Contoh kecil saja. Jika kita naik kendaraan umum, maka sudah wajar ada perebutan tempat duduk. Di negara maju seperti di Inggris, antrian naik bis kota atau kereta api merupakan kebudayaan yang sudah melakat. Namun di Indonesia, antrian tidak menjadi kebiasaan. Berebut naik kereta api, bis kota atau bahkan berebut taksi di pagi atau sore hari kerja merupakan pemandangan biasa. Itulah persaingan dalam arti yang kecil.Dalam karir Anda jelas persaingan sangatlah kuat. Begitu Anda melamar ke sebuah perusahaan tentu tidak akan sendirian dengan bebas lalu wawancara dan diterima. Lembaga sekecil apapun bahkan tanpa iklan rekruitmen setidaknya akan dilamar sepuluh orang untuk peluang satu orang. Apalagi perusahaan besar yang sudah memasang iklan. Tentu saja persaingan sangat berat.Sikap terbaik dalam menghadapi hal umum dalam persaingan adalah sadar bahwa persaingan merupakan bagian dari sisi kehidupan yang menggenjot jiwa semakin matang. Perebutan jabatan, perebutan pasar dan persaingan di kantor adalah usaha untuk senantiasa mengasah diri dengan skill dan knowledge.
Jika kita bersaing maka kita didorong untuk meningkatkan kemampuan kita setiap waktu. Seperti halnya waktu yang bergulir terus merupakan ketentuan alam, maka persaingan pun terus berubah, semakin lama semakin gencar.Siapkan mental dan fisik dengan berbagai perangkat keilmuan yang diperlukan sesuai dengan bidang Anda. Semakin tinggi jabatan dan karir semakin ketat persaingan. Jadikan persaingan sebagai sebuah olahraga yang memperkuat tubuh. Semakin banyak berlatih semakin kuat dan bugar tubuh Anda. Semakin sering menghadapi berbagai persaingan, semakin kreatif diri kita.
Hidup ini bagaikan menjadi sopir kendaraan. Anda harus melihat ke depan, sejauh-jauhnya untuk keselamatan perjalanan Anda. Dengan seksama, mata Anda secara serius memperhatikan tanda-tanda lalu lintas. Jika ada belokan, rem sudah disiapkan. Lampu sign juga dinyalakan tanda akan belok.Saat Anda melihat ke depan, Anda pun tidak luput memperhatikan kaca spion di depan Anda untuk melihat kendaraan dari arah belakang. Siapa tahu ada bus atau truk yang berjalan kencang sehingga Anda bisa menghindarinya. Atau jika tiba-tiba harus menginjak rem secara mendadak, Anda juga bisa melihat kendaraan apa dan berapa jaraknya dari Anda.Mata Anda juga bergerak ke kiri dan kanan. Jika akan belok ke kanan, maka lampu kanan dinyalakan. Sebaliknya kalau ke kiri Anda arahkan kendaraan, maka lampu sign kiri juga dinyalakan.Semuanya merupakan isyarat kehidupan. Anda memandang lurus ke depan, ke arah cita-cita anad. Namun kita juga tidak melupakan masa lalu yang menyebabkan adanya masa kini. Masa lalu merupakan jejak perjalanan Anda.Masa lalu merupakan kenangan yang tak terlupakan. Karena adanya jejak di masa lalu itulah kita bisa menjejakkan kaki di bumi sekarang.Namun kita juga harus memandang tetap ke depan. Kehidupan berjalan terus. Sukses menanti Anda. Hati-hati adalah rumus penting dalam kehidupan.Olih sebab itulah maka kita harus menoleh ke kiri dan kanan agar mengendarai kehidupan ini bisa sampai tujuan. Di terminal akhir itulah Anda akan menikmati kehidupan sebenarnya sesudah jalan-jalan yang dilalui oleh kendaraan kehidupan Anda dikendalikan dengan tepat.Sopir kehidupan adalah tamsil perjalanan hidup Anda.