• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Author Archives: Setiawan

Bermimpilah yang tinggi !

13 Sunday May 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ Leave a comment

Dream as if you’ll live forever, live as if you’ll die today. James Dean.

Hari ini adalah hasil mimpi kemarin, dan masa depan tergantung mimpi hari ini. Demikian diungkapkan seorang bijak mengenai perlunya seseorang itu bermimpi sukses dan bahagia.Alam pikiran ini sangat menentukan. Gerak dan langkah kita ditentukan oleh keberhasilan kita bermimpi yang tinggi. Bermimpilah Anda sukses dalam karir. Bermimpilah Anda kaya raya dan bermimpilah Anda berhasil dalam membina keluarga.Semua mimpi ini akan mendorong kita lebih energik, lebih positif dan lebih tahan banting. Orang yang tidak memiliki mimpi masa depan, tidak layak menjadi pemimpin.Para Nabi dalam kitab suci diungkapkan bermimpi yang kemudian ditafsirkan dengan indah. Nabi Yusuf bermimpi mengenai tujuh ekor sapi gemuk dan tujuh ekor sapi kurus. Dengan mentakwilkan mimpi ini, diaplikasikan oleh Nabi Yusuf maka Mesir selamat dari bahaya kelaparan yang ganas.Jadi hiasilah mimpi Anda dengan sukses masa kini niscaya akan berhasil hidup Anda.

“To dream anything that you want to dream. That’s the beauty of the human mind. To do anything that you want to do. That is the strength of the human will. To trust yourself to test your limits. That is the courage to succeed. Bernard Edmonds.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Terbanglah seperti burung

08 Tuesday May 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ 1 Comment

Di pagi yang cerah sering melihat burung beterbangan. Di belakang rumah kadang-kadang terdengar burung yang bernyanyi di pohon menyambut pagi. Musim semi memungkinkan burung ini terbang menyenangkan, kadang hinggap di atap rumah.Burung terbang di pagi hari untuk mencari makan. Kebiasaan ini berlangsung dari hari ke hari dari jaman ke jaman. Burung memang tidak dibekali akal mengubah cara mencari makan dengan peralatan modern. Dia hanya menggunakan kaki dan paruhnya untuk memenuhi perutnya. Sesudah itu pulang ke rumahnya di pohon atau tinggal di atap rumah.Proses bekerja burung sangat sederhana. Proses hidupnya juga simpel. Justru disitu kita belajar banyak.Burung terbang di pagi hari dan kembali di sore hari kadang-kadang tanpa planning. Mereka terbang begitu saja mencari makanan. Namun yang paling mengagumkan adalah mereka tidak pernah menganggur, mereka aktif setiap hari. Mereka yakin akan mendapatkan makanan jatahnya. Mereka yakin bahwa di luar sana ada tersisa remah-remah makanan untuk disantap.Keyakinan itulah yang sungguh luar biasa. Manusia mencari kerja mungkin berjalan penuh keraguan. Atau mereka yang menganggur tidak berani keluar rumah karena tidak yakin bisa bersaing. Nah ini dia, tidak yakin akan mendapatkan posisi di sebuah tempat. Oleh sebab itulah mereka yang menganggur kalah sebelum bertanding.Kalau melihat bagaimana burung bersaing setiap hari mendapatkan makanan, mungkin akan bangkit semangat kerjanya.Nafkah yang dicari ada di luar, tetapi harus disertai dengan langkah kerja. Tidak bisa berpangku tangan.Burung terbang dengan keyakinan dan hidup di esok hari juga dengan keyakinan, mengapa manusia tidak bisa?

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

To See the Unseen: Kisah dibalik damai Aceh

07 Monday May 2007

Posted by Setiawan in Archive, Books

≈ Leave a comment

Perdamaian Aceh memang menyisakan banyak pertanyaan. Bagaimana sebuah perang yang berlangsung cukup lama antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Indonesia bisa berakhir di meja perundingan. Saya mengikuti dari permukaan saja mengenai perundingan misalnya di Finlandia.Tampak Farid Hussain (ketiga dari kanan) bersama Hamid Awaludin dan Sofyan Djalil.Nah ternyata sesudah buku itu terbit, saya berkesempatan berbincang dengan penulisnya untuk rubrik Kabar Buku BBC. Dia adalah Farid Hussain, mantan Wakil Menko Kesra dan sekarang sebagai pejabat tinggi di Departemen Kesehatan.Yang menarik dari wawancara dengan Farid Hussain adalah pendekatan penyelesaian masalah konflik itu diawali dengan cara dokter mendeteksi penyakit. Dia melakukan diagnosa dulu lalu dicarikan penyakitnya. Dia melangkah dengan latar belakang sebagai dokter untuk menyelesaikan persoalan rumit yang tidak bisa ditangani diplomat konvensional bahkan para petinggi di Indonesia.Dia mulai melangkah ke kawasan Benhil di Jakarta sampai melanglangbuana mulai dari Singapura, Malaysia, Swedia sampai ke Finlandia dimana kesepakatan damai dicapai. Dia juga datang ke hutan di Aceh bertemu dengan Panglima GAM Sofyan Daud. Semuanya dilakukan di belakang layar dengan hotline kepada Yusuf Kalla yang kemudian menjadi Wakil Presiden.Berikut ini dapat Anda nikmati dalam Kabar Buku BBC

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d