• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • RoomHLNKI
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Author Archives: Setiawan

Harga makanan semakin mahal

15 Sunday Jun 2008

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ 3 Comments

Mengapa makanan semakin mahal? Tidak hanya di Indonesia, belakangan ini di Inggrispun sama. Makanan kecil sampai makanan pokok naik bisa lebih dari 50 persen. Rata-rata makanan dan barang konsumen naikSetiap hari ada saja pemberitaan mengenai konferensi membahas kenaikan makanan dan juga minyak. Di beberapa negara katanya sampai rusuh.Masih belum jelas mengapa makanan ini naik apakah ada kaitan dengan kenaikan minyak?Makanan kini menjadi perhatian dunia ketika kecanggihan teknologi sudah sangat pesat. Teknologi telah melonjak ke tingkat hampir unlimited. Sebagai contoh apa yang kita gunakan dengan telepon seluler, apa yang kita pakai dalam internet. Semuanya sudah mencapai sebuah tingkat sivilisasi sangat tinggi.Persoalan mendasar, makanan kembali menjadi perhatian penting. Dalam bahasanya kerennya keamanan pangan.Manusia di dunia, tidak hanya di Indonesia tersadarkan akan pentingnya bahan makanan ini. Isu makanan mahal telah menjadi fenomena global. Sungguh kadang tidak mengerti mengapa makanan kembali menjadi perhatian utama berbagai negara, bahkan di negara maju sekalipun.Dikhawatirkan soal pangan ini akan menjadi besar, tidak hanya soal sosial politik tetapi menjadi survival. Bagaimana kita bertahan, bagaimana kita hidup.Apakah kita sudah siap kembali ke basic? Saya kira dalam beberapa tahun mendatang akan diketahui apakah ramalan Malthus bahwa pertumbuhan penduduk akan mengancam manusia karena berebut sumber daya alam. Wallahu’alam bissawab.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Persiapan ke Indonesia 1 Agustus

13 Friday Jun 2008

Posted by Setiawan in Archive

≈ 5 Comments

Setelah delapan tahun di London sebagai produser BBC Siaran Indonesia, kini sedang besiap menghadapi tugas baru sebagai Kepala Biro Jakarta mulai 1 Agustus. Suatu perkembangan menarik saya kira dan juga tantangan. Berkelana di Eropa delapan tahun banyak sekali yang bisa ditulis mulai dari budaya sampai dengan persoalan gaya hidup dan politik di benua yang sangat dinamis ini.17 Agustus nanti barangkali akan bisa dinikmati di udara Jakarta yang lembab dan panas. Saya membayangkan kembali kepada kemacetan, polusi udara dan panas. Di London dalam perjalanan ke tempat kerja nyaris tidak terasakan kemacetan karena semuanya naik underground. Duduk dari Barking Station kemudian turun di Temple Station lalu melangkah ke kantor beberapa menit, paling 10 menitan lalu sampai ke tempat kerja.Kemudian pulang juga demikian naik Temple di tepi Sungai Thames dengan sedikit padat karena memang jam bubar kantor. Kalau lagi penuh sesak, yang berdiri saja bersama 3 juta orang komuter London. Naik underground memang bisa dikatakan kemewahan dibandingkan naik kendaraan di Jakarta. Setidaknya empat jam umur manusia Jakarta dan sekitarnya habis di jalan. Naik kendaraan sendiri atau bus umum tidak ada bedanya. Semuanya macet karena menggunakan jalan yang sama.Itulah kenyataan di Jakarta yang baru saja saya tengok April lalu.Tapi Jakarta juga menyimpan banyak kenangan ketika masih bersama Kompas sejak 1988, menikmati suka dan duka di bawah kekuasaan Orde Baru sampai kemudian bubar tahun 1998.Persiapan kali ini akan banyak sekali karena keluarga juga berminat ikut, setidaknya satu tahun. Anak-anak ada yang di College dan ada pula yang belum sekolah. Kesulitan akan banyak sekali tetapi kalau tidak merasakan pendidikan di Indonesia sayang sekali ya.Agustus barangkali akan menjadi bulan istimewa bagi keluarga kami. Tidak hanya akan bertemu kerabat dan orang tua, tapi juga handai tolan dan kenalan yang selama ini hanya mendengar kabar dari jauh.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Bersih diri, bersih rumah

13 Friday Jun 2008

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Apa yang Anda kerjakan pada akhir pekan? Coba membersihkan rumah dan halaman. Mungkin ada baiknya mencoba daripada bepergian ke mall setiap akhir minggu. Daripada membuang tenaga dan uang, mendingan membersihkan halaman atau berkebun.Tradisi yang baik di Inggris, biasanya masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah pada akhir pekan untuk memotong rumputm mengecat atau membetulkan bagian rumah yang rusak. Tidak heran jika bisnis DIY (Do It Yourself) alias mengerjakan sendiri tanpa tukang menjadi sebuah usaha maju pesat. Dimanapun Anda tinggal di Inggris pasti ada pusat penjualan DIY ini seperti B & Q.Jika kita pergi ke gudang ini maka dapat ditemui berbagai peralatan dan bahan-bahan bangunan untuk dikerjakan sendiri, atau kalau memang berat belanja untuk dipasang tukang. Asyik memang kalau berkeliling toko besi disini karena luasnya bisa setengah lapangan bola lengkap dengan menjual bunga dan tanaman hias.Perhatian terhadap kebersihan dan kerapian ini memang luar biasa. Rasanya sebagai orang Asia masih perlu menambah wawasan soal kebersihan dan kerapian ini. Dalil biasanya memang kita pegang tapi amal dilalukan orang lain.Ketika barang-barang serba mahal dimanapun kita tinggal, maka menjaga kebersihan merupakan inspirasi baru daripada kongko-konggo di mall, menghabiskan waktu tanpa hasil.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
 

Loading Comments...
 

    %d