• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • RoomHLNKI
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Author Archives: Setiawan

Pasar saham Indonesia tutup hari ketiga

10 Friday Oct 2008

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Tags

bursa, ekonomi, saham

Apa yang terjadi dengan bursa efek Indonesia sampai tutup hari ketiga, Jumat ini ? Apakah ini tanda-tanda krisis berat? Berbagai analisa dan komentar muncul mengenai nasib bursa efek yang sudah tutup sejak Rabu siang dan sampai Jumat 10 Oktober.Ada dua pandangan disini boleh dicatat. Tutupnya bursa saham di Indonesia mungkin cermin memang bursa-bursa dunia sedang sakit. Inilah yang disebut seorang pengamat ekonomi sebagai akibat ekonomi gelembung sabun di Amerika Serikat. Ekonomi seolah-olah kuat dan hebat padahal rawan dan rapuh.Kedua, Indonesia memang tidak mampu digempur oleh situasi berat dunia meski sudah ada beberapa kebijakan ekonomi. Sudah 22 persen minggu ini rontok sampai pada tingkat 1.400 dan kalau dihitung sejak angka 2000 lebih maka pasar Indonesia sudah  melorot lebih dari 40 persen !Jika Anda memang tinggal di Indonesia badai ini akan segera sampai ke rumah tangga. Tidak lama lagi, kalau kata pengusaha dua bulananan, dampak sakitnya Paman Sam ini akan sampai ke dapur rumah tangga di Indonesia. Semoga tidak lebih buruk lagi.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Situs menarik selama Ramadhan

11 Thursday Sep 2008

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Anda yang sering berselancar bisa menengok beberapa situs yang menarik.Yang mungkin baru adalah situs Ramdhan dari Detikcom dengan nama Detik Ramadhan.Situs berita Okezone juga tidak kalah dengan menerbitkan halaman khusus bulana Ramadhan, Okezone Ramadhan.Sementara situs Islam seperti Era Muslim masih memberikan ruang juga membahas masalah di bulan Ramadhan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Ramadhan bersama ojeg

10 Wednesday Sep 2008

Posted by Setiawan in Archive

≈ 2 Comments

Ojeg ternyata menjadi kendaraan penghubung yang vital. Ojeg menjadi bagian dari masyarakat perkotaan dan bahkan desa. Ini saya rasakan sendiri bagaimana untuk mencapai kantor harus melibatkan ojeg. Kalau tidak, saya sangsi bisa sampai ke kantor dari Bintaro di selatan ke Jakarta pusat di Bundaran HI. Ojeg itu mungkin tidak ada dalam kamus transportasi Indonesia. Mungkin juga tidak ada dalam daftar profesi. Namun ojeg banyak dirasakan para pengguna transportasi yang ingin bergerak cepat dan ingin jalan pintas daripada memutar-mutar.Kalau sekali-kali saja mungkin tidak terasakan kalau menggunakan jasa ojeg ini, tapi kalau setiap hari kantor melibatkan ojeg memang luar biasa dan terbuka mata terhadap keampuhan ojeg ini. Hanya karena profesi ojeg ini sedemikian besar minatnya karena tidak haris daftar dulu dan tidak perlu ujian, kecuali harus punya sim dan pinjam motor kalau perlu, maka jadilah ojeg.Berbeda dengan jasa transpor lain yang harus memiliki rute tertentu, ojeg bisa kemana-mana. Ojeg tidak dilarang untuk memasuki gang dan juga tidak ada batasan wilayah. Di bulan Ramadhan ini ojeg kelihatan seperti semut dimana-mana adanya. Baik pagi, siang maupun malam ojeg seperti tidak mengenal waktu.Ramadhan bersama ojeg, barangkali bisa disebut seperti itu jika kita memang memanfaatkan jasa mereka setiap pagi atau malam. Ojeg menjadi teman setia para pengguna jasa transportasi tanpa aturan, tanpa batas dan tanpa ujung. Daerah operasi mereka merambah kemana-mana mengantar Anda sampai depan pintu rumah.Jadi ojeg benar-benar vital di Ramadhan ini meski kadangkala penggunanya sedikit kesal karena membayar ojeg itu mahal dan kadang-kadang “mamang” ojeg ini suka jual mahal.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d