Tags

, ,

Apa yang terjadi dengan bursa efek Indonesia sampai tutup hari ketiga, Jumat ini ? Apakah ini tanda-tanda krisis berat? Berbagai analisa dan komentar muncul mengenai nasib bursa efek yang sudah tutup sejak Rabu siang dan sampai Jumat 10 Oktober.Ada dua pandangan disini boleh dicatat. Tutupnya bursa saham di Indonesia mungkin cermin memang bursa-bursa dunia sedang sakit. Inilah yang disebut seorang pengamat ekonomi sebagai akibat ekonomi gelembung sabun di Amerika Serikat. Ekonomi seolah-olah kuat dan hebat padahal rawan dan rapuh.Kedua, Indonesia memang tidak mampu digempur oleh situasi berat dunia meski sudah ada beberapa kebijakan ekonomi. Sudah 22 persen minggu ini rontok sampai pada tingkat 1.400 dan kalau dihitung sejak angka 2000 lebih maka pasar Indonesia sudah  melorot lebih dari 40 persen !Jika Anda memang tinggal di Indonesia badai ini akan segera sampai ke rumah tangga. Tidak lama lagi, kalau kata pengusaha dua bulananan, dampak sakitnya Paman Sam ini akan sampai ke dapur rumah tangga di Indonesia. Semoga tidak lebih buruk lagi.