
- Image via Wikipedia
Sepertinya sudah tradisi di Jakarta dan sekitarnya, begitu hujan pagi hari langsung macet. Kemacetan yang tidak jelas apakah karena begitu banyak manusia berada di jalan, apakah karena ada kecelakaan dan apakah karena lampu lalu lintas padam.Menurut sebuah catatan komuter di seputar Jakarta bisa mencapai 500 ribu orang per hari. Bandingkan dengan kota besar seperti London yang mencapai tiga juta lalu lintas manusia per hari. Baru 500 ribu macetnya sudah luar biasa. Hujan yang memang masih hadir menjelang Agustus ini seperti memberikan warning bahwa cuaca tidak bisa diatur begitu saja. Oleh karena itu petugas lalu lintas harus siaga sepanjang waktu terutama jam-jam sibuk.Moda lalu lintas di Jakarta memang harus mengalami revolusi kalau tidak dikatakan reformasi. Pertumbuhan motor dan mobil yang berlipat ganda setiap tahun tidak sebanding dengan jalan dan lajur kereta listrik. Sudah saatnya para petinggi negeri ini memikirkan bahwa alternatif untuk transportasi massal terletak pada moda kereta listrik dan atau lajur bus khusus.Kalau tidak diambil langkah itu, jangan diharap bisa terselesaikan langkah-langkah penyelesaian lalu lintas itu.Sebenarnya KRL sudah begitu bagus untuk dikembangkan namun karena tidak ada dukungan politik dan finansial, perlu waktu sangat lama menjadikan KRL sebagai tulang punggung transportasi di Jabodetabek.

Saya perlu memberikan ucapan terimakasih kepada Rumah Makan Ampera di Jalan Kopo Bandung yang terletak di sebelah pom bensin. Telepon genggam tertinggal secara tidak sengaja setelah menikmati kopi dan teh suatu sore hari.Seorang karyawan dengan baik hati menyimpannya dan ketika kerabat menanyakannya kemudian segera ditunjukkan untuk dikembalikan.Dalam era dimana kejujuran sudah langka, RM Ampera masih memiliki karyawan yang baik hati. Boleh dikata seperti itu karena setelah diketahui disimpan kemudian bisa dikembalikan ke kerabat saya di Bandung.Tentu selain beberapa kali menikmati RM Ampera di Bandung yang makanannya lezat, merekomendasikan untuk berkunjung dan menikmati sajian makanan khas Sunda. Saya kira Ampera masih bisa menjadi pilihan para pengunjung dan wisatawan lokal untuk mencicipi hidangan tradisional Jawa Barat.![Reblog this post [with Zemanta]](https://i0.wp.com/img.zemanta.com/reblog_e.png)