Indonesia hadapi Dark Forces

Tags

, ,

night view of Jakarta, Indonesia
Image via Wikipedia

Indonesia sedang dalam perubahan menuju lebih baik meski dark forces – meminjam istilah ksatria jedi – masih kuat. Ini kesan ketika bertugas selama di Jakarta.Kekuatan kstria jedi dengan berbagai cara melalui hukum , lsm, ormas, lsm atau gerakan spontan menggeliat tetapi masih belum cukup menumbangkan dark forces yg tidak terlihat. Kekuatan gelap ini ada tetapi sulit diraba wujudna. Dia ada di suprastruktur tetapi juga di infratruktur.Ada beberapa catatan soal kepentingan dark forces ini.Pertama, uang. Money means power. Uang berarti kekuasaan. Kekuasaan untuk menguasai, membeliN mengendalikan, mempertahankan kelompok atau prib adi atau ideologi.Kedua, kekuasaan. Terkait erat dengan yang pertama dark forces ini berusaha melanggengkan posisinya agar kekayaan tetap terjaga. Elit penguasa ini akan berusaha dengan segala cara menjaga dirinya meski harus mengorbankan pihak lain. Sayangnya mereka lupa akan pelajaran dari rejim Orde Baru yang tumbang saat penguasanya paranoid terhadap perubahan.Ketiga, kelompok penguasa bisnis yang dengan segala cara membuat dirinya besar.Namun tidak hanya dengan memutar dana tetapi dengan cara cara licik, mempermainkan bank dan berusaha menghindari pajak.Keempat, dark forces masih ada di level pegawai pemerintah, badan usaha dan aparat penegak hukum serta keamanana. Mereka adalah pemegang birokrasi tetapi pada saat sama para pelanggar aturan. Meski jumlahnya sedikit peran mereka kadang penting dan menentukan.

Enhanced by Zemanta

Welcome to London

Tags

London Bridge (Tower Bridge) : Reflection on t...
Image by Anirudh Koul via Flickr

Mulai Agustus 2010 ulasan, cerita dan opini akan ditulis sebagian besar dari London, bukan lagi di Jakarta seperti dua tahun terakhir.Sharing opini dan pengalaman sepertinya ringan namun fakta menunjukkan ada sejumlah manfaat dirasakan sahabat yang mampir.Informasi ini bisa jadi menyangkut how to atau why and what.Dua tahu ditinggalkan nyaris tak ada yang berubah dengan infrastruktur London. Tube dari airport ke London City berjalan normal hampir tidak berubah sedikitpun.Demikian juga bus ke rumah di timur London beroperasi normal. Semuanya seperti sudah mengikuti jadwal.Supermarket Asda di sebuah pusat pertokoan menyajikan barang dan makanan serupa seperti dua tahun ini.Mungkin yang berubah adalah harga sebagian produk makanan yang naik karena dua tahun ini eropa dilanda dua kali guncangan finansial. Satu dari as dan satu lagi dari yunani.Di satu sisi seperti tersembul suasana gloomy, suram, kehati hatian dalam pengeluaran namun di sisi lain mereposisi berbagai bisnis untuk lebih kompetitif dan bertahan.Apapun itu belum tampak terlihat karena baru kurang dari satu minggu di London.

Enhanced by Zemanta

Hujan dan kemudian macet

Tags

, ,

Jakarta's Central Business District along the ...
Image via Wikipedia

Sepertinya sudah tradisi di Jakarta dan sekitarnya, begitu hujan pagi hari langsung macet. Kemacetan yang tidak jelas apakah karena begitu banyak manusia berada di jalan, apakah karena ada kecelakaan dan apakah karena lampu lalu lintas padam.Menurut sebuah catatan komuter di seputar Jakarta bisa mencapai 500 ribu orang per hari. Bandingkan dengan kota besar seperti London yang mencapai tiga juta lalu lintas manusia per hari. Baru 500 ribu macetnya sudah luar biasa. Hujan yang memang masih hadir menjelang Agustus ini seperti memberikan warning bahwa cuaca tidak bisa diatur begitu saja. Oleh karena itu petugas lalu lintas harus siaga sepanjang waktu terutama jam-jam sibuk.Moda lalu lintas di Jakarta memang harus mengalami revolusi kalau tidak dikatakan reformasi. Pertumbuhan motor dan mobil yang berlipat ganda setiap tahun tidak sebanding dengan jalan dan lajur kereta listrik. Sudah saatnya para petinggi negeri ini memikirkan bahwa alternatif untuk transportasi massal terletak pada moda kereta listrik dan atau lajur bus khusus.Kalau tidak diambil langkah itu, jangan diharap bisa terselesaikan langkah-langkah penyelesaian lalu lintas itu.Sebenarnya KRL sudah begitu bagus untuk dikembangkan namun karena tidak ada dukungan politik dan finansial, perlu waktu sangat lama menjadikan KRL sebagai tulang punggung transportasi di Jabodetabek.

Enhanced by Zemanta