Lingkaran kekerasan tanpa akhir

Dalam satu minggu ini Inggris diguncang oleh serangan bom mobil di London dan Glasgow. Menurut laporan, pelakunya ada orang Irak dan Yordania, dua negara yang paling terkena kebijakan perang pemerintahan Inggris dan Amerika Serikat.Berbeda dengan serangan sebelumnya, meski juga terkait Timur Tengah, kali ini pelakunya adalah orang asing dari kawasan tersebut. Silahkan diperiksa di BBC News atau Al Jazeera.Kekerasan di Irak dan Afghanistan tidak menyelesaikan masalah. Ambisi politikus untuk mengubah penguasa di kedua negara berakhir dengan menjalarnya kekerasan ke negara-negara yang terlibat. Bahkan Indonesia pun terkena dampak dari keguncangan dan gejolak di Timur Tengah.Kapan akan berakhir ? Sulit dibayangkan karena mundur dari Irak dan Afghanistan gengsi. Dengan dalih keamanan sulit negara-negara yang terlibat perang di kedua negara itu mundur.Jika demikian keadaannya, maka lingkaran kekerasan itu atas nama apapun sulit berhenti.Pemimpin para pengambil keputusan memang pengaruhnya luas. Jadi jika Anda memiliki kekuasaan dalam bentuk apapun, mestinya digunakan secara bijaksana. Ambisi atas nama demokrasi dan kebebasan seperti di Irak berakhir dengan nestapa di berbagai negara.

Waktu itu bagaikan pedang

Sayidina Ali pernah mengatakan, waktu itu bagaikan pedang. Dia bisa bermanfaat jika digunakan sesuai dengan tujuannya. Dalam peperangan dia bisa menyelamatkan jiwa dalam menghadapi musuh. Pedang juga bisa digunakan dalam keadaan darurat untuk memotong ranting atau menguliti hewan sebelum dimasak.Namun pedang juga bisa membahayakan diri jika tidak dipakai sesuai tujuanya. Dia bisa membahayakan. Merenggut jiwa sendiri dan bahkan melukai diri. Keberadaan pedang aka menjadi ancaman bagi jiwa pemiliknya. Apalagi jika kemudian pedang jatuh ke tangan musuh, maka nyawa bisa saja melayang.Di alam modern ini, banyak pakar manajemen mengatakan, orang yang maju adalah orang yang bisa mengatur waktunya. Dia bisa menyusun prioritas mulai dari yang penting sampai yang bisa ditunda. Dia juga mampu menggunakan 24 jam waktunya dan 7 hari seminggu untuk mencapai cita-citanya.Jadi perlakukan waktu sebagai pedang yang bermanfaat, bukan yang mencelakakan. Gunakan waktu untuk menjadi lebih bijak, lebih kaya, lebih pandai, lebih banyak menghasilkan kebaikan, lebih efektif, lebih menghasilkan karya besar dan lebih dari hari sebelumnya.

Free e-book on making money online

Saya sering menemukan situs yang menjual e-book dengan rumus-rumus sukses online. E-book ini menawarkan janji-janji Anda bisa menciptakan mesin uang hanya dengan menjual secara berantai rumus-rumus usaha di dunia maya.

Situs web seperti ini memang ada yang sukses secara riil tetapi juga ada yang hanya meniru-niru dengan iming-iming jutaan rupiah atau milyaran rupiah per hari ! Fantastis sekali iming-imingnya.

Kalau janji itu benar, sungguh merupakan jalan terbaik untuk membuka lapangan kerja di Indonesia.Jika asumsi ini benar, menjual e-book menjadi kaya raya dalam sekejap, maka beruntung pula para pengusaha yang bisa menutup utangnya ke bank.

Rumus-rumus mengenai e-book making money online, making you rich instantly dan sejenisnya dapat Anda juga buka di situs freegift.com.Selamat membaca, semoga sukses !