• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Tips Liputan

Tips liputan konferensi ruang tertutup

20 Tuesday Jun 2006

Posted by Setiawan in Tips Liputan

≈ Leave a comment

Salah satu pengalaman menarik sebagai wartawan adalah meliput sidang tertutup. Awal pengalaman adalah ketika meliputi konferensi Kamboja mulai dari Jakarta, Thailand sampai membawa saja ke Paris, Perancis.

Di Jakarta, rekan senior saya di Kompas, Rumhardjono, James Luhulima dan Rene Patiradjawane melatih secara tidak langsung di lapangan bagaimana mendapatkan informasi berharga bahkan pernah mendapatkan dokumen yang hanya untuk para pejabat tinggi mengenai outcome atau hasil sidang itu.

Kita tahu pada tahun 1990-an, masalah Kamboja adalah tonggak diplomasi utama Indonesia sebagai sebuah negara yang stabil dan kuat. Uluran tangan Indonesia menyatukan beberapa faksi yang bertikai di Kamboja bekerja sama dengan Perancis sebagao co-chair istilahnya telah membawa Indonesia ke pentas diplomasi dunia.

Sidang politik antara Khmer Merah, Pangeran Ranaridh, Pemerintah Kamboja yang berkuasa dibawah Hun Sen dan beberapa faksi lainnya berjalan alot. Sepertinya tidak ada titik temu.

Maka mulai dari Mochtar Kusumaatmadja sampai Menlu Alatas dirancang berbagai diplomasi mulai dari Cockail Party sampai pertemuan informal.

Beberapa hal dalam liputan dengan agenda yang sangat alot dan mengalir cepat adalah:

1. Kuasai agenda pertemuan dan apa yang akan dicapai dari setiap pertemuan itu. Dengan membaca dokumen resmi dan dokumen dari pemberitaan serta ulasan, kita akan mengetahui sudah dimana dan akan kemana pertemuan itu. Atau setidaknya bisa mengetahui apa saja yang menjadi ganjalannya.

2. Nah untuk mengetahui apa yang masih mengganjal adalah dengan mengontak pakar masalah itu, pengamat internasional dan bahkan pejabat menengah yang bisa memberikan background – bukan untuk dimuat. Berbincang dengan pejabat Deplu untuk mengetahui background ini penting karena dalam pemberitaan kita akan tahu sebenarnya susunan masalahnya.

3. Kalau sempat memfoto copy draft agenda konferensi mungkin lebih baik. Ini bisa dicari di daput foto copy atau dari pejabat tertentu atau kadang-kadang ada anggota DPR yang ikut sidang, maka kita bisa kebaikannya untuk membuatkan foto copy tetapi bukan untuk diberitakan, sekali lagi untuk backgroundg. Tidak mungkin kita menyalin dokumen karena akan merupakan pelanggaran hukum.

4. Mencari dokumen ini harus senantasai dilakukan bila sidang tertutup. Dari sesama rekan wartawan juga boleh namun tentu saja menjalin hubungan pribadi dengan beberapa petinggi akan lebih baik lagi. Disinilah keunggulan kita dalam liputan sehingga tidak harus senantiasa mengejar-ngejar di depan umum apa yang keluar dari pernyataan para pelaku perundingan. Kita pegang saja ketua perundingan Indonesia atau Perancis.

5. Bagi wartawan asing, diplomat adalah sumber utama jalannya perundingan di dalam ruangan tertutup. Kadang-kadang ada sejumlah diplomat yang turut serta karena sebagai penyandang dana atau pengatur acara, maka wartawan asing sering mendapat akses dari duta besarnya yang memiliki akses ke ruang sidang. Ini juga sumber penting bagi liputan closed meeting.

6. Banyak wartawan hanya menunggu ketika meliput sidang tertutup. INi kesalahan besar. Meliput sidang yang tidak bisa diliput wartawan tidak berarti tidak tahu apa jalannya persidangan. Ada banyak jalan untuk mengetahui apa yang sedang diperdebatkan dan apa yang sedang menjadi isu utama.

Beberapa tips ini pernah dilakukan terutama di Jakarta ketika sidang masalah Kamboja sedang puncak-puncaknya. Beberapa ulasan singkat lainnya akan menyinggung ketika liputan di Pataya, Thailand selatan dimana tempat perundingan terisolasi jauh dari umum dan jarang wartawan Indonesia. Bagaimana pengalamananya ikuti dalam tulisan selanjutnya.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Tips Liputan di Lapangan

15 Thursday Jun 2006

Posted by Setiawan in Tips Liputan

≈ 6 Comments

Kalu kita diterjunkan untuk sebuah liputan, tentu seperti dikatakan terdahulu adalah persiapan.

Kalau sudah di lapangan ada beberapa tips tergantung dari jenis liputan.

 Berdasarkan pengalaman ada beberapa jenis liputan di lapangan:

1. Liputan jumpa pers, lebih mudah karena waktu dan tempat serta nara sumber sudah jelas. Tinggal siapkan anglenya. Jika mau belajar meliput, jumpa pers adalah kesempatan terbaik.

2. Liputan event, apakah itu pameran atau show ini juga memerlukan tips khusus.

3. Liputan konferensi, jika konferensi terbuka sifatnya akan dengan mudah mencari angle berita di lapangan. Sebaliknya kalau tertutup memerlukan skills khusus. Banyak kalangan wartawan berdiam diri jika konferensi itu tertutup atau pertemuan itu tidak terbuka untuk umum. Ini adalah tantangan menarik.

4. Liputan skala besar seperti pemilu atau kampanye. Sifatnya banyak outdoor adn memerlukan keahlian khusus terutama jika Anda bekerja untuk radio atau televisi.

5. Liputan wawancara khusus. Nara sumber yang sulit akan lebih banyak nilai beritanya. Bagaimana jika nara sumber itu dikejar wartawan sejagat. Ini akan menarik sekali dalam uraian nanti tip–tipnya.

6. Liputan olahraga, pengadilan dan wawancara di lapangan dengan masyarakat juga memerlukan tips terntu.

Nanti akan diuraikan satu persatu berdasarkan pengalaman di lapangan. Mungkin teori juga penting tapi berbagi pengalaman akan lebih memudahkan meringkaskan tugas di lapangan. 

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d