• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • RoomHLNKI
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archive

Diantara mereka banyak yang jujur

28 Sunday Mar 2010

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ Leave a comment

Tags

jujur, korupsi

Mendengar gentayangannya dark force di beberapa lembaga negara membuat bulu kuduk berdiri. Uang dan jabatan menenggelamkan kehormatan oknum-oknum ini. Celakanya diantara oknum ini ada yang jabatannya tinggi. Dengan demikian upaya menutupi penyimpangan semakin rapiMeskipun rasa prihatin mendalam terhadap pencemaran nama baik oknum atas korps namun diantara anggota korps masih menegakkan jati diri. Mereka bekerja profesional penuh dedikasi di segala lapisan dan angkatanSaya tahu bahkan diantara pejabat negara ini ada yang hidup penuh kejujuran, mengharapkan penghasilan yang bersih, bebas dari harta haram.Mereka itulah yang membuat kemurkaan Tuhan tidak sampai meluluh lantakkan Bumi Pertiwi. Mereka yang bersih dan yang masih berusaha menempuh jalan kejujuran yang membuat roda pemerintahan berjalan mengayomi masyarakat.Para pegawai dan profesional di lembaga suprastruktur inilah yang masih akan menjadi tumpuan negeri ini. Bahkan diharapkan merekalah yang seharusnya tampil memimpin negeri.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Perang bintang di Kepolisian

24 Wednesday Mar 2010

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ Leave a comment

Mungkin banyak orang prihatin bahwa upaya untuk membongkar kasus di tubuh kepolisian berakhir dengan terjeratnya perwira yang mengadu ke status tersangka.Jenderal bintang tiga ini mungkin kecewa. Karena menemukan adanya kejanggalan dalam pencairan uang yang katanya melibatkan sejumlah perwira maka muncul kehebohan dan guncangan. Siapa benar? Siapa menuduh siapa?Semuanya harus dibuktikan. Dan pembuktian itu belum tentu benar. Ini boleh dikatakan perang bintang. Jenderal dengan jenderal berseteru di tubuh kepolisian.Di alam dimana keterbukaan sudah hampir bisa disaksikan media, maka perang bintang ini juga bisa jadi perang media.Siapa menang? Masih ditunggu episode berikutnya. Apakah mereka yang bermasalah dengan uang puluhan milyar itu akan selamat? Apakah akan terungkap sebenarnya apa yang terjadi. Apakah uang yang raib itu memang diambil pemiliknya?Masyarakat menunggu. Semoga tentu perang bintang ini membuka mata hati kita bahwa diantara jajaran kepolisian masih banyak yang bersih, masih banyak yang mengharamkan memakan uang korupsi, masih ada harapan mereka yang bersalah sekalipun berpangkat bintang berani dimasukan ke meja hijau.Ingat seorang jaksa muda dengan pangkat tinggi akhirnya harus mendekam dipenjara karena menerima ratusan juta tertangkap basah aparat anti korupsi. Kita tunggu episode selanjutnya.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Bisakah korupsi menghilang di Indonesia?

17 Wednesday Mar 2010

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ Leave a comment

Tags

indonesia

Map of Indonesia
Image via Wikipedia

Pengadilan korupsi belakangan ini memunculkan pertanyaan lama, bisakah korupsi hilang dari bumi Indonesia? Kadang-kadang melihat negeri tetangga seperti Singapura kita perlu iri karena meski mereka itu lebih egois tapi dalam hal pungli dan korupsi dunia mengakuinya.Dari informasi beberapa mantan anggota DPR terungkap adanya kasus penyuapan dalam pemilihan seorang petinggi bank. Bahkan terbongkar pula kelicikan politisi yang juga masih duduk di Senayan menerima uang ratusan juta rupiah dari uang suap. Sebenarnya kasus ini sudah terbongkat lebih dari setahun lalu namun bukti-bukti perlu dikumpulkan.Pejabat pemerintah sampai tingkat menteri dan mantan anggota DPR tidak lepas dari virus ini.Tampaknya sudah saatnya hukuman berat dijatuhkan kepada pengambil uang rakyat yang jumlah ratusan juta, milyaran bahkan mungkin triliuan. Tapi bisakah hukum diterapkan kalau oknum aparat hukum sama-sama korup? (bersambung)

Reblog this post [with Zemanta]

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d