• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archive

Karakteristik Berita

10 Monday Jul 2006

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Karakteristik Berita

Oleh Asep Setiawan

Pendahuluan

Dunia jurnalistik mendapatkan momentum baru pada era reformasi di Indonesia saat ini. Ketika Orde Baru berkuasa, banyak fakta disembunyikan sehingga pers yang berperan sebagai penyambung lidah masyarakat tidak mendapatkan informasi yang akurat, benar dan lengkap. Kehidupan pers banyak dipengaruhi oleh kekuasaan pemerintah sehingga berkali-kali terjadi pembredelan koran atau majalah.Pada saat era reformasi bergulir, peranan pers menjadi penting. Dunia jurnalistik hidup kembali. Demikian pula praktisi jurnalistik baik wartawan maupun unsur pendukungnya menghirup udara segar. Isyarat hidupnya kembali dunia kuli tinta (sekarang disebut kuli disket) ini terlihat dari banyaknya penerbitan yang muncul. Majalah, tabloid dansurat kabar baik harian maupun mingguan tumbuh bagaikan jamur.Pada umumnya di bidang penerbitan surat kabar misalnya, terdapat empat bagian penting yakni bagian editorial, sirkulasi, periklanan dan percetakan. Kebutuhan akan barang dan jasa pendukung kehidupan jurnalistik ini menyebabkan bidang ini beralih menjadi sebuah industri. Hal itu disebabkan bidang persuratkabaran, televisi maupun radio membutuhkan berbagai peralatan yang mahal harganya dan juga kertas maupun mesin percetakan yang saat ini sudah sampai pada teknologi cetak jarak jauh.Makalah singkat ini akan menyinggung salah satu bagian penting dari dunia pers yakni seksi editorial yang tugasnya memproduksi dan menghasilan berita, features, analisa dan opini. Bagian pertama ini akan membahas karakteristik umum sebuah berita.

Definisi News

News (berita) mengandung kata new yang berarti baru. Secara singkat sebuah berita adalah sesuatu yang baru yang diketengahkan bagi khalayak pembaca atau pendengar. Dengan kata lain, news adalah apa yangsurat kabar atau majalah cetak atau apa yang para penyiar beberkan.

Menurut Brian S Brook dkk (1985), berita terdiri dari unsur fakta. Namun tidak setiap fakta adalah berita. Berita biasanya menyangkut manusia tetapi tidak setiap orang bernilai berita. Berita, demikian Brian S Brook, adalah tentang apa yang terjadi di dunia namun hanya serpihan kecil fakta yang dilaporkan.

Kriteria Tradisional News

Berbagai pendapat dilontarkan untuk mengidentifikasi apa yang disebut berita. Sedikitnya ada tujuh poin kriteria yang disebut berita:

1. Audience.

Seperti halnya kepingan salju, tidak ada dua pendengar/pembaca yang benar-benar sama. Oleh karena itu sebuah berita mungkin lebih berarti bagi seseorang daripada yang lainnya. Oleh karena itu perlu dipikirkan ketika menulis siapa yang akan membaca atau mendengar apa yang kita tulis. Di sini seyogyanya penulis mempertimbangkan aspek kultural, sosial dan ekonomi sebuah masyarakat pembaca.

2. Impact

Seberapa banyak orang yang terpengaruh berita dan seberapa serius mereka terpengaruh akan menentukan pentingnya berita. Oleh sebab itulah akibat dari berita itulah yang mungkin bermanfaat.

3. Proximity

Biasanya sesuatu kejadian bisa menjadi berita lebih besar jika terjadi di seputar Anda daripada peristiwa yang jaraknya lebih dari 1000 km dari Anda sendiri.

4. Timeliness

Berita hari ini akan basi pada esok hari.Namun karena cepatnya pelaporan berita maka surat kabar dan majalah lebih mengkonsentrasikan mengenai berita bagaimana dan mengapa sesuatu terjadi dan kurang memberi tempat kepada apa yang telah terjadi.

5. Prominence

Nama tidak selalu mebuat berita. Pertunjukkan rodeo dan lomba memotong batang kayu mungkin kurang menarik perhatian orang. Namun jika Ronald Reagan melakukannya maka itu menjadi berita. Ia masih berusia 70 tahun dan menjadi presiden AS.

6. Unusualness

Hal tidak biasa membuat berita. Pada abad ke-19 ada ungkapan “anjing menggigit manusia bukan berita tetapi manusia menggigit anjing, itulah berita. Saat ini resep lama tersebut masih bertuah.

7. Conflict

Sebagian besar wartawan menghabiskan banyak waktu untuk meliput konflik apakah itu perang, pertarungan politisi, kejahatan atau olahraga. Konflik membuat berita menjadi menarik dan keingintahuan orang akan akhir cerita mendorong orang membaca atau mendengar berita.

Penutup

Dari paparan singkat tentang karakteristik yang membuat news itu maka nilai sebuah berita yang layak dibaca atau diketahui pembaca atau pendengar tergantung dari faktor-faktor tersebut. Untuk menentukan mana berita yang akan menjadi berita utama atau berita biasa tergantung pertimbangan aspek tersebut.

Daftar Pustaka

Brooks, S. Brian et.al, News Reporting and Writing. New York. St Martin’s Press, 1985.

Hester, Albert L dan Wai Jan J To, Pedoman untuk Wartawan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1997

Graber, Doris A, Processing the News: How People Tame the Information Tide. New York: Longman, 1988.

Djurnalistik dalam Praktek: Bagian I, Berita. Jakarta: Jajasan Kantor Berita Nasional Antara, 1959.

Metzler, Ken, Newsgathering. Englewood Cliffs, N.J.: Prentice-Hall, 1986.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Optimalisasi halaman berita di Cyberspace

04 Tuesday Jul 2006

Posted by Setiawan in Archive

≈ 5 Comments

Dengan kemudahan membuat audio dan video, maka halaman berita di cyber space akan terbuka peluang lebih bervariasi. Selama ini seperti situs detikcom atau kompas online lebih mengutamakan gambar dan cerita. Untuk ke depan banyak variasi bisa dilakukan bahkan sudah dilakukan oleh para blogger.

Pencinta blog ini bisa dengan mudah memuat gambar, suara dan bahkan video. Fasilitas penyimpanan audio dan video sudah sangat banyaknya sehingga halaman web akan lebih hidup dengan content yang dibuat para pengguna internet.

Lihat saja bagaimana youtube begitu populernya untuk membuat berbagai eksperimen membuat video. Bahkan ada yang menyimpan film seri di situs youtube ini. Demikian juga peluang membuat link ke grouper sangat mudah.

Dengan kata lain, halaman cerita saja tidak cukup untuk membuat pengakses mengetahui persis apa yang terjadi dengan berita tersebut. Adanya audio dan visual melalui video akan semakin memperkaya dan mendorong pembaca internet mendapatkan informasi yang komprehensif.

Soal akses karena broadban masih langka seperti di Indonesia. Ini hanya soal waktu saja seperti halnya telepon seluler. Sebuah telepon seluler atau istilahnya telepon satelit bentuknya seperti tas kecil dan harganya puluhan juta rupiah. Hanya orang-orang kaya tertentu bisa memegang telepon canggih yang bisa dibawa kemana-mana. Peristiwa itu tinggal sejarah. Anda bisa membawa telepon seluler dengan link ke seluruh jagat, bisa mendownload, bisa merekam, membuat foto dan merekam short video. Perkembangan ini ditempuh dalam kurun waktu sekitar sepuluh tahunan.

Dan koneksi internet seperti di Barat telah menjadi bagian kehidupan ekonomi. Transaksi bank dan belanja sudah hal tak aneh lagi. Demikian juga memesan tiket pertunjukan atau kereta api dan mobil sudah menjadi barang sehari-hari. Lebih lagi digunakan untuk lelang seperti eBay yang setiap menit berlangsung beberapa transaksi.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Blog Pak Juwono

27 Tuesday Jun 2006

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Berkenalan dengan Pak Juwono, begitu saja memanggilnya, sungguh beruntung. Sejak awal meniti karir di dunia wartawan Kompas, saya sudah berkenalan dengan beliau karena beberapa kali wawancara masalah internasional. Seminar, diskusi panel atau wawancara langsung baik di forum nasional maupun internasional berkali-kali saya ikuti.

Juwono Sudarsono

Ternyata saya mendapat informasi  Pak Juwono selain menjabat Menhan RI, juga ikuti menjadi blogger. Pandangan dan percikan pemikirannya sudah mulai memasuki alam maya. Klik saya:

http://www.juwonosudarsono.com/

Anda dapat juga memberi komentar baik dalam bahasa Inggris, Indonesia atau bahasa lainnya.

Satu pengalaman dengan Pak Juwono adalah beliau yang membuka mata saya untuk melanjutkan studi ke Birmingham, Inggris tahun 1993-1994. Bahkan ketika lamaran saya diterima, beliau bersedia memberikan surat referensi yang memang sangat dibutuhkan untuk akses ke dunia akademik di luar negeri.

Meski sibuk mungkin percikan pemikiran itu perlu direkam terus dan didiskusikan apalagi Pak Juwono memiliki akses ke suprastruktur sebagai decision maker.

Saya belum tahu apakah ada pejabat lainnya juga memiliki blog yang sama meski beberapa tokoh seperti Gus Dur sudah memiliki situs tersendiri jauh lebih canggih. Ya kita mulai blog untuk mengembangkan kreativitas dan sumbangsih kedalam pengembangan pemikiran di Indonesia.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d