• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archive

Lowongan wartawan

25 Monday Sep 2006

Posted by Setiawan in Archive, Peluang Kerja

≈ 122 Comments

Ada kesempatan untuk belajar jadi wartawan seraya menunggu lamaran dan mencari pengalaman baru:

 

Yayasan Peduli Indonesia yang bedomisil di negeri Belanda berhasrat untuk mentayangkan koran online. Untuk ini kami membuka kesempatan bergabung bagi

· Redaksi,

· Reporter

· Calon Reporter

Semua lowongan pekerjaan diatas adalah pekerjaan freelance untuk para sukarelawan. Semua tugas pekerjaan bisa dilaksanakan melalui internet, sehingga dengan mana dimana saja anda berada, anda bisa bergabung dengan
kami. Dengan motto: siapa saja, dimana saja dan kapan saja anda bisa selalu bergabung dengan kami

Apabila anda terrarik untuk bergabung dengan kami, kirimkan CV anda ke alamat email

Peduli.indonesia@ gmail.com

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Liputan jarak jauh kudeta Thailand

21 Thursday Sep 2006

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Kudeta Thailand adalah peristiwa sangat menarik. Setelah sekitar 15 tahun Thailand berjalan menuju demokrasi, kudeta menjadi pilihan para jenderal yang tidak senang dengan situasi politik. Sejak 1920-an sudah lebih dari 50 kali kudeta berdarah atau tidak di negeri pagoda ini.

Liputan langsung memang menarik, tetapi liputan jarak jauh melalui kantor berita, televisi, internet dan media lainnya menjadi pilihan sebagian dari surat kabar.

Angle yang bisa dikembangkan tentu adalah fokus kepada para pemimpin kudeta dan mereka yang digulingkan.

Pemberitaan yang semestinya tetap disodorkan kepada para pembaca antara lain:

1. Langkah-langkah pemimpin kudeta, pernyataan dan kebijakannya.

2. Pendukung kudeta. Siapa saja, darimana saja, kesatuan militer mana, posisi di kota dan daerah.

3. Penentang kudeta: termasuk didalamnya PM Thaksin yang digulingkan, partai politik yang mendukungnya dan kalangan mahasiswa yang biasa kritis terhadap kudeta.

4. Profil pemimpin kudeta: Jenderal Sonthi ternyata seorang Muslim yang lahir dari keluarga kaya di Bangkok dan sudah lama dekat dengan Istana Kerajaan. Surat kabar The Times London menyajikan profil dia. Profil calon perdana menteri katanya ada tiga: mantan panglima militer, Gubernur Bank sentral dan Hakim di Mahkamah Agung.

5. Analisis: mengapa kudeta, dan apa konsekuensinya terhadap Thailand. Lalu apa pengaruhnya terhadap kawasan. Salah satunya: Birma senang dengan kudeta dan memiliki alasan melanjutkan kekuasaannya. Sikap ASEAN juga akan sulit tetapi tetap menarik. Dukungan Raja juga menarik untuk disajikan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Jaga hubungan dengan nara sumber

17 Sunday Sep 2006

Posted by Setiawan in Archive, Tips Liputan

≈ Leave a comment

Nara sumber yang pernah diwawancara sangatlah berharga dalam karir Anda sebagai wartawan. Mereka juga memiliki karir. Misalnya seorang polisi yang berpangka ajun kombes mungkin suatu saat naik menjadi Brigadir Jenderal. Jika mereka naik maka hubungan dengan nara sumber semakin penting.

Jaga senantiasa hubungan baik dengan nara sumber. Jangan sampai dalam pekerjaan yang tinggi tekanannya kita mengorbankan hubungan dengan nara sumber. Tetaplah bersikap profesional dengan nara sumber itu serta menjaga jarak terutama dalam pemberitaan.

Semakin banyak nara sumber yang memiliki karir berkembang semakin besar pula peluang untuk mendapatkan berita dan laporan eksklusif.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d