Saya tidak secara nyangkut di penyedia domain, GoDaddy.com. Semula mencari hostdomain di Blogger karena ingin menyimpan data di sebuah perusahaan lain bukan di situs umum gratis.Teryata tidak mahal juga. Dengan biaya sekitar £40 poundsterling, kita bisa mendapatkan disk sebesar 200 GB dan satu domain gratis. Semuanya untuk paket satu tahun.Nah ketika sedang browsing, saya juga mendapatkan evaluasi dari situs 9malls.com yang mengatakan.General site descriptionPay less for domain names. Register your .com, .net and .org domains. Bulk pricing and private domain name registration options.– Site statistics and contact information provided by Alexa.comTraffic Rank for godaddy.com: 232 (172)Speed: Slow (65% of sites are faster), Avg Load Time: 2.5 Seconds (what’s this?)Other sites that link to this site: 1,158Online Since: 02-Mar-1999 Go Daddy Software14455 N. Hayden Road, Suite 226Scottsdale, AZ85260US480.505.8862 (PH) 480.505.8844 (FAX)Press@GoDaddy.com Sejauh ini tidak ada masalah. Mudah-mudahan tetap demikian. Saya kira hosting business telah menjadi usaha yang subur baik di Indonesia maupun di dunia. Namun kalau Anda tinggal di luar negeri membeli tempat hosting company di US akan memudahkan untuk akses karena backbone internet berada di sana.Sebagai catatan saja ketika membandingkan dengan perusahaan domain hosting di UK, wah jauh sekali bedanya. Di England ini kayaknya serba mahal. Sesudah harga yang dipasang ditambah lagi VAT.Saat saya menginstall WordPress juga dengan cepat menjawab dan akhirnya lancar.
Fakta menarik tentang GoDaddy.com
23 Tuesday Jan 2007
Posted in Archive
Seperti pernah saya ceritakan bahwa dunia internet, dunia maya atau Cyberspace sudah sampai kepada tahap community network. Semua program yang melibatkan banyak orang akan mendapatkan sukses. Sebuah situs yang mengundang sebanyak-banyak orang dimuka bumi untuk membuat “rumah” di situs itu akan bernilai riil.
Baru saja dilanda tanah longsor dan musibah jatuhnya pesawat di seputar Sulawesi, gempa bumi berguncang Minggu malam. Masyarakat dilaporkan panik. Seorang wartawan di Manado melukiskan bagaimana kepanikan itu terjadi. Warga berhamburan ke jalan begitu getaran berkekuatan 6,5 dalam schala Richter itu menggoyang rumahnya.Di Ternate, masyarakat juga merasakan bagaimana bumi di bawahnya bergoyang padahal guncangan gempa itu berada di laut. Hujan lebat mengguyur tanah Ternate sehingga belum diketahui dengan jelas korbannya. Di pulau ini masyarakat takut akan bahaya susulan: Tsunami. Mereka bergegas ke atas bukit.Saya mendapat informasi ketika tengah hari waktu London dari seorang teman di Jakarta. Saya bisa membayangkan sudah malam hari di Sulawesi.Tidak dapat dibayang betapa pada malam hari saat mau beristirahat pada hari Minggu. Semoga tidak banyak jatuh korban.Saya juga teringat ketika gempa melanda rumah saya di Tasikmalaya. Saat itu sudah tertidur sekitar 20.30 malam. Antara sadar dan tidak sadar kakak dan adik sudah keluarga semua. Mereka berteriak-teriak supaya saya bangun. Entah kenapa kemudian terbangun dan dirasakan bagaimana gorden kaca jendela bergerak-gerak. Syukurlah akhirnya sampai loncat dari lantai dua dengan bergegas. Sesudahnya, tidak bisa tidur lagi sampai kantuk menyerang….