• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • RoomHLNKI
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archive

Mengapa Lady Di selalu dikenang

31 Friday Aug 2007

Posted by Setiawan in Archive, Blog

≈ Leave a comment

Sayang tidak bisa datang menyaksikan langsung event mengenang meninggalnya Putri Diana sepuluh tahun lalu. Kesibukan ibu kota London memang terfokus kepada apa yang disebut Pangeran Harry “The best mother in the World”. Ucapan ini mengingatkan kepada mendiang ibunda yang wafat tahun ini.Dimana Anda berada ketika Putri Diana yang menawan ini meninggal di Paris 31 Agustus 1997? Saya yang masih duduk sebagai wakil editor bidang luar negeri sangat merasakan bagaimana besarnya perhatian dunia kepada tokoh Diana. Dia memang bukan orang pintar dan hebat, namun simpati dan empatinya menawan banyak orang. Kematiannya menjadi sebuah pertunjukkan dunia mengenai seorang wanita yang meninggal dalam musibah dan kebetulan sedang bermasalah dalam kehidupannya.Satu hal mengenai kematian Diana ini yang dikenang adalah bahwa perbuatan seseorang meski kecil akan banyak dikenang oleh mereka yang measakan kebaikannya. Puluhan badan amal di Inggris telah menjadi sahabat Diana sampai akhir hayatnya. Merekalah yang menjadi saksi bahwa kedermawanan yang tulus menjadi sesuatu yang berharga untuk dinikmati dan dihormati kemudian kelak.Mulai dari penderita AIDS, lepra, korban perang saudara sampai kepada seni dan budaya telah menjadi pelarian Diana saat kehidupan keluarganya dengan Pangeran Charles bermasalah. Namun pelarian ini menjadi sebuah investasi positif bagi Diana dan keluarganya 10 tahun kemudian.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Tools for personal transformation

31 Friday Aug 2007

Posted by Setiawan in Archive

≈ 1 Comment

Setiap orang tentu ingin hidup lebih baik dan lebih bahagia. Tidak hanya bertambah harta, bertambah ilmu dan bertambah gelar atau bertambah rumah dan mobil, lebih dari itu, hidup semakin berarti.Sebuah situs yang disertai dengan 64 free e-book untuk personal development merupakan sebuah kekayaan dunia internet yang tidak bisa diabaikan begitu saja.Tentu Anda daripada browsing kesana kemari, maka mengumpulkan berlian kehidupan dari dunia maya merupakan sebuah obat yang bisa membuat diri kita lebih bermakna dalam melihat kehidupan.Situs dengan judul Tools for Transformation ini layak dikunjungi, setidaknya seminggu sekali.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Hari ini lebih baik dari kemarin

23 Thursday Aug 2007

Posted by Setiawan in Archive

≈ 3 Comments

Satu ungkapan yang selalu saya ingat dan yang sering dilupakan: Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.Ungkapan yang singkat tetapi bermakna. Tidak hanya berbicara soal perlunya kapasitas berfikir bertambah dengan bersekolah, bukan hanya rekening bertambah terus di bank, bukan hanya harta benda yang terus bertumpuk, namun lebih dari itu, amal kebaikan semakin bertambah.Lebih baik dalam segala-galanya. Watak, kecerdasan, pergaulan, ruhani, jasmani dan instrumen panca indera untuk bekal kenhidupa di dunia ini.Apa yang Anda lakukan memang lebih baik dari kemarin ? Pertanyaan ini seharusnya memacu diri kita ketika semangat sedang melemah, ketika pergumulan dengan berbagai persoalan menjadikan diri kita lemas. Saat diri kita dililit berbagai cobaan hidup sehingga bertanya-tanya kapan akan selesai persoalan ini.Inilah pernyataan diri dari dalam sanubari bahwa selangkah demi selangkah hari demi hari akan semakin baik. Lingkungan mungkin tidak berubah, namun daya fikir dan sumber daya diri semakin bertambah positif, proaktif dan menebarkan kebahagiaan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d