• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Category Archives: Archive

Mengisi Ramadhan dengan buku pilihan

27 Thursday Sep 2007

Posted by Setiawan in Archive, Books

≈ Leave a comment

Masih ada separuh perjalanan di bulan Ramadhan ini untuk tidak disia-siakan. Sejumlah penerbit besar sudah mencetak buku-buku pilihan untuk bulan puasa ini. Tentu sebuah kesempatan untuk merefleksikan diri di bulan ini.Buku-buku ini tidak hanya akan memberikan asupan segar dalam ruhani Anda tetapi juga menambah khasanah pengetahuan. Nilainya akan abadi bagi perjalanan kehidupan baru Anda nanti.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Humor koruptor ala Ed Zoelverdi

17 Monday Sep 2007

Posted by Setiawan in Archive, Books

≈ 3 Comments

Mungkin Anda kesal dengan korupsi yang merajalela. Sentilan terhadap koruptor di Indonesia dibuat menjadi humor oleh wartawan Ed Zoelverdi. Dengarkan kiash-kisah menarik mengenai koruptor di Indonesia yang sudah menjadi juara dunia.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Merantau, sebuah perjalanan spiritual

17 Monday Sep 2007

Posted by Setiawan in Archive, Books

≈ Leave a comment

Merantau sering dikiyaskan sebagai perjalanan dari satu tempat ke tempat lain secara fisik. Ternyata merantau tidak hanya sekedar perjalanan badani. Merantau bisa juga merupakan perjalanan pemikiran, dari abad satu ke abad lain. Merantau bisa diartikan penjelajahan antar bangsa mengenal berbagai pemikiran di dunia.Lebih dari itu merantau sebenarnya perjalanan spiritual, mengenali makna hidup. Secara badaniah bisa saja perjalanan ruhani ini tidak beranjak dari rumah. Namun esensi perantauan itulah yang menjadikan jiwa ini berwawasan luas dan kaya.Itulah makna kumpulan cerpen karya Gus TF Sakai, Perantau. Cerpen, kata Gus TF Sakai mampu memberi ruang kepada pembacanya untuk bebas berimajinasi. Cerpen meski pendek memberikan peluang bagi penggemarnya meluaskan cakrawala pemikirannya.Gambar dan sedikit Gus TF Sakai lihat di Mantagisme

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d