Masih ada separuh perjalanan di bulan Ramadhan ini untuk tidak disia-siakan. Sejumlah penerbit besar sudah mencetak buku-buku pilihan untuk bulan puasa ini. Tentu sebuah kesempatan untuk merefleksikan diri di bulan ini.Buku-buku ini tidak hanya akan memberikan asupan segar dalam ruhani Anda tetapi juga menambah khasanah pengetahuan. Nilainya akan abadi bagi perjalanan kehidupan baru Anda nanti.
Mengisi Ramadhan dengan buku pilihan
27 Thursday Sep 2007
Merantau sering dikiyaskan sebagai perjalanan dari satu tempat ke tempat lain secara fisik. Ternyata merantau tidak hanya sekedar perjalanan badani. Merantau bisa juga merupakan perjalanan pemikiran, dari abad satu ke abad lain. Merantau bisa diartikan penjelajahan antar bangsa mengenal berbagai pemikiran di dunia.Lebih dari itu merantau sebenarnya perjalanan spiritual, mengenali makna hidup. Secara badaniah bisa saja perjalanan ruhani ini tidak beranjak dari rumah. Namun esensi perantauan itulah yang menjadikan jiwa ini berwawasan luas dan kaya.
Itulah makna kumpulan cerpen karya Gus TF Sakai, Perantau. Cerpen, kata Gus TF Sakai mampu memberi ruang kepada pembacanya untuk bebas berimajinasi. Cerpen meski pendek memberikan peluang bagi penggemarnya meluaskan cakrawala pemikirannya.Gambar dan sedikit Gus TF Sakai lihat di