• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Monthly Archives: October 2009

Ekspresi Bersyukur

09 Friday Oct 2009

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Nikmat yang kita rasakan sejak lahir sampai sekarang sungguh tidak terkirakan banyaknya.

Orchid Cymbidium dayanum
Image via Wikipedia

Coba renungkan, hari ini saja banyak sekali yang kita rasakan. Mungkin kita bisa menghirup udara segar tanpa hambatan. Sungguh sebuah nikmat yang tidak terlihat tapi dirasakan manfaatnya. Tanpa udara, tanpa Oksigen semua mahluk hidup secara teoritis akan punah. Oksigen kita hirup tanpa harus membayar. Oksigen kita serap tanpa dipajak. Oksigen dijadikan energi ketika kita bergerak mulai bangun tidur, bekerja sampai kemudian pulang lagi ke rumah.Oksigen inilah yang membuat nafas kita tidak tertahan. Kalau ingin mencoba manfaat oksigen yang vital dalam kehidupan ini cobalah menutup lubang hidup dengan satu tangan kemudian bertahan lebih dari satu menit. Niscara tidak akan lama kemudian terasa berat, tersengal dan mungkin mata kita berkunang-kunang. Paru-paru terasa mau meledak karena sumber oksigen yang dihirup melalui hidup ditutup. Lubang hidup yang nyaris tidak pernah kita perhatikan ternyata menjadi life saver.Sudahkah kita perhatikan hidung kita tempat dimana seluruh oksigen masuk kedalam paru-par. Dari paru-paru inilah kemudian oksigen menjadi energi ketika ditiupkan ke seluruh tubuh, dipompakan tiap hari. Bahkan oksigen inilah yang menjadi elemen penting dalam darah merah yang disalurkan setiap hari oleh jantung kita yang memompa dengan tanpa lelah bertahun tahun berpuluh tahun bahkan mungkin lebih dari setengah abad dari perjalanan hidup kita.Seandainya saluran untuk masuk ke paru-paru ini terganggu oleh radang atau flu maka terasa sekali hidung tidak berfungsi sempurna. Jika tidak berjalan sempurna maka terasa sekali beban dalam kehidupan kita semakin berat.Itulah mengapa ada peringatan bagi kita betapa mensyukuri nikmat setiap hari merupakan ekspresi yang menunjukkan kehormatan diri kita, memperlihatkan betapa berharganya semua kehidupan ini. Detik demi detik yang kita jalani, menit demi menit yang kita lalui , semuanya sangat berharga untuk disyukuri.QS. An Nahl:18. Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.Sudah saatnya kita menatap kehidupan setiap hari dengan lebih optimis karena ternyata betapa banyak sumber nikmat yang tidak pernah kita perhatikan. Manakala hilang nikmat itu teras a

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Gratitude dan Syukur

08 Thursday Oct 2009

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

border=”0″ style=”float: left; margin: 0px 10px 10px 0px”

Oxford
Image via Wikipedia

Gratitude is an important dimension to our life as we interact with one another in our everyday affairs. It is impossible to imagine a world where individuals don’t receive and give gratitude to one another on a regular basis.Itu kata Robert Emmons yang menulis buku Thanks: How The New Science of Gratitude Can Make You Happier. Penelitian Gratitude merupakan salah satu cabang ilmu psikologi yang sedang berkembang pesat.Gratitude atau syukur memiliki bermacam arti dalam bahasa Inggris atau dalam pemahaman Barat.Dalam kamus The Oxford English Dictionary gratitude adalah “the quality or condition of being thankful; the appreciation of an inclination to return kindness.”Kata Gratitude berasal dari bahasa Latin “gratia” yang berarti “menolong” dan “grauts” yang berarti “membuat bahagia”. Dalam bahasa Inggris dari akar kata ini muncul kemudian kindness, generousness, gifts, the beauty of giving and receiving, or getting something for nothing.Menurut Emmos gratitude itu membahagiakan, membuat perasaan nyaman. Bahkan katanya sikap bersyukur itu memacu motivasi. Saat kita bersyukur, katanya kita tergerak untuk berbagi kebahagiaan yang telah kita terima.Itulah mengapa sebenarnya gratitude atau bersyukur ini sifatnya universal, menyentuh semua manusia dengan warna kulit apapun dan bahasa jenis manapun.Dalam bahasa Arab, menurut Quraish Shihab, Ahmad  Ibnu  Faris dalam  bukunya  Maqayis Al-Lughah menyebutkan empat arti dasar dari kata tersebut yaitu,a. Pujian karena adanya kebaikan yang diperoleh. Hakikatnya adalah merasa ridha atau puas dengan sedikit sekalipun, karena itu bahasa menggunakan kata ini (syukur) untuk kuda yang gemuk namun hanya membutuhkan sedikit rumput. Peribahasa juga memperkenalkan ungkapan Asykar min barwaqah (Lebih bersyukur dari tumbuhan barwaqah). Barwaqah adalah sejenis tumbuhan yang tumbuh subur, walau dengan awan mendung tanpa hujan.b. Kepenuhan dan kelebatan. Pohon yang tumbuh subur dilukiskan dengan kalimat syakarat asy-syajarat.c. Sesuatu yang tumbuh di tangkai pohon (parasit).d. Pernikahan, atau alat kelamin.Dua makna Syukur pertama dianggap mewakili dari istilah ini.Apakah Anda yakin sikap syukur membawa kebahagiaan?

Reblog this post [with Zemanta]

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Penelitian sikap syukur

08 Thursday Oct 2009

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Tags

Syukur, University of Virginia

Semula ketika mencari-cari arti syukur saya menemukan arti

Walk to the Lake
Image by Douglas Brown via Flickr

kel di majalah Hidayatullah versi online mengenai hasil penelitian terhadap sikap  syukur di Amerika Serikat.Artikel ini menyebutkan dari hasil sikap syukur melanggengkan persahabatan. Kesimpulan itu diperoleh dari penelitian S.B. Alqoe dkk dari University of Virginia, Amerika Serikat (AS). Risetnya ini dimuat di  jurnal ilmiah Emotion, edisi Juni 2008 dengan judul “Beyond reciprocity: gratitude and relationships in everyday life” (Lebih dari sekedar hubungan timbal balik: sikap bersyukur dan persahabatan dalam hidup keseharian).Ini tentu bukan penelitian sembarangan.Menurut majalah Hidayatullah dalam artikelnya, selain jalinan persahabatan yang baik, sikap bersyukur kini terbukti secara ilmiah memicu pula aneka manfaat lain. Di antaranya manfaat kesehatan jasmani, ruhani dan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik.Sebenarnya studi lebih mendalam tentang syukur ini telah disusun oleh Profesor Robert Emmons yang menuangkan dalam buku  “Thanks! How the New Science of Gratitude Can Make You Happier” (Terima kasih! Bagaimana Ilmu Baru tentang Bersyukur Dapat Menjadikan Anda Lebih Bahagia).Apakah Anda punya pengalaman dengan rasa syukur ini berbuah bahagia dan sukses?

Reblog this post [with Zemanta]

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d