puri-bintaro1 Sebenarnya booking rumah di Taman Puri Bintaro sudah sejak 2003 namun baru beberapa bulan ini mengisinya sejak Agustus 2008. Rumah sering kosong dan terakhir di kontrakkan. Oleh sebab itu bentuknya memang masih asli dan catnya sudah kusam. Saatnya beres-beres rumah yang kecil mungil ini.Tidak seperti mengurus rumah di London dalam tujuh tahun terakhir ini, rumah di Taman Puri Bintaro ini seperti dikatakan Nabilah, always sunny days. Si kecil Nabilah memang sempat melihat musim dingin di London sehingga begitu datang ke Jakarta gembira sekali melihat matahari setiap hari.Yang menyenangkan lagi bahwa lingkungan di Taman Puri Bintaro setelah pertemuan warga RT 08 muncul gagasan membuat semacam komunitas online dalam sebuah mailing list. Dengan banyak warga yang terhubung dengan jaringan internet ini, maka dimanapun berada termasuk Debrah Garlick – orang Australia yang guru British International School dan baru pulang Christmas Holiday- atau tetangga kami yang diplomat Departemen Luar Negeri mau ke Kanada, masih bisa bercengkrama dalam dunia maya.Intinya tentu komunikasi dan sharing. Inilah tipe komunitas sekarang di perumahan di Jakarta Raya. Jarang bertemu tetapi sebenarnya hampir semua bisa akses ke dunia maya. Dengan terbukanya akses ke dunia maya ini maka komunikasi masih bisa berjalan termasuk seandainya keluarga kami kembali ke London 2010. Manfaatnya, memang masih terasa bahwa tetangga yang secara fisik dekat masih bisa berkomunikasi meskipun jaraknya tujuh jam bedanya antara London-Tangerang.puri-bintaro2Dengan menggunakan jaringan internet yang disediakan Netzap di rumah pun masih bisa akses ke dunia cyber. Dengan koneksitas lumayan dan price tag yang kompetitif maka kami juga sekeluarga masih bisa berkomunikasi dengan Isti dan Hanif yang masih studi di London. Setidaknya bisa ngobrol dengan melihat wajah mereka tanpa harus menggunakan telepon internasional yang super mahal. Berita dari London yang kami terima dari Isti misalnya, sangat dingin belakangan ini. Akibatnya, bayaran gasnya melonjak setiap bulan.Dengan mailing list ini, baik undangan ibu arisan, soal keamanan, ada ular lewat juga katanya, menengok orang yang sakit, warga yang bergembira dengan kelahiran putra dan putrinya, pindah rumah, promosi serta tentu juga yang berminat bisnis bisa mendapatkan relasi baru. Komunitas online dengan kata lain meningkatkan interaksi sekaligus menjalin silaturahmi lebih akrab.