• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • RoomHLNKI
  • Academic Profile

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Monthly Archives: April 2007

Sikap Anda terbangun dari tidur

30 Monday Apr 2007

Posted by Setiawan in Archive

≈ 3 Comments

Ucapan pertama saat bangun tidur akan menentukan sikap Anda selanjutnya. Dalam ungkapan umum barangkali ada dua hal yang bisa kita lihat dari bangun tidur ini.Sikap pertama: “Thanks God, its morning”Ucapan ini merupakan rasa syukur bisa hidup kembali setelah “mati” sementara. Beruntung jika sikap ini menjadi bagian dari kehidupan Anda.Sikap kedua: “Oh my God, its morning !”Ucapan ini tidak persis seperti itu. Bisa juga berupa perasaan kesal sudah pagi lagi. Namun hati seperti itu mencerminkan betapa Anda tidak mau terbangun dari mimpi Anda. Anda memilih lari dari kenyataan sehari-hari.Aduh sudah pagi lagi ! Mungkin banyak diucapkan orang. Tekanan berbagai persoalan menyebabkan secara alamiah ucapan itu keluar.Sekarang terserah Anda, mau sikap pertama atau kedua. Campuran keduanya. Atau mungkin tidak mau peduli dengan itu semua. Namun ingat, pilihan ini banyak mempengaruhi mood Anda hari itu.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Lupa ada manfaatnya juga

29 Sunday Apr 2007

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Lupa merupakan “penyakit” yang menghinggapi setiap orang. Namun lupa disini tidak termasuk pikun. Maksudnya adalah lupa mengingat sesuatu dan lupa nomor telepon atau rekening bank. Lupa tergolong normal, kata orang. Namun jika Anda banyak lupa termasuk sahabat Anda tentu sudah parah kondisinya.Saya kira lupa itu jika diingatkan lebih mendalam ada manfaatnya.Coba renungan. Jika Anda suatu saat menghadapi tekanan dalam pekerjaan karena kesalahan fatal dan membuat stress, maka bersyukulah sekarang sudan berlalu. Mungkin masih ada dalam ingatan Anda sedikit, namun stressnya boleh jadi hilang. Anda tidak mengingat sama sekali betapa lelah dan kesalnya kesalahan yang terjadi. Semuanya tidak diingat lagi setiap hari.Bayangkan jika Anda terus ingat setiap kali kondisi menyakitkan ini. Boleh jadi Anda tidak bisa menjalankan kehidupan normal. Hantu kekesalan, stress, tekanan hidup dan bahkan rasa malu tidak lagi mengejar-ngejar Anda.Jadi bersyukurlah Anda lupa.Kita juga mungkin melupakan momen-momen menyedihkan dalam kehidupan kita. Ada kalanya rasa sedih begitu mendalam karena kehilangan seseorang yang Anda cintai. Namun berangsur-angsur memori yang perih itu bisa berlalu.Lupa dengan demikian ada manfaatnya. Namun saran saya, jangan melupakan makan setiap hari karena bisa menimbulkan rasa sakit di dalam tubuh Anda.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Bersainglah dengan optimis

25 Wednesday Apr 2007

Posted by Setiawan in Archive

≈ Leave a comment

Dalam kehidupan ini sudah wajar ada persaingan. Kemanapun Anda menghadap, persaingan merupakan bagian dari perjalanan Anda. Mental yang tidak siap dengan persaingan akan berakhir dengan menyalahkan lingkungan. Sikap yang tidak menghargai persaingan akan mengarah kepada perilaku negatif terhadap orang lain dan bahkan terhadap diri sendiri.Contoh kecil saja. Jika kita naik kendaraan umum, maka sudah wajar ada perebutan tempat duduk. Di negara maju seperti di Inggris, antrian naik bis kota atau kereta api merupakan kebudayaan yang sudah melakat. Namun di Indonesia, antrian tidak menjadi kebiasaan. Berebut naik kereta api, bis kota atau bahkan berebut taksi di pagi atau sore hari kerja merupakan pemandangan biasa. Itulah persaingan dalam arti yang kecil.Dalam karir Anda jelas persaingan sangatlah kuat. Begitu Anda melamar ke sebuah perusahaan tentu tidak akan sendirian dengan bebas lalu wawancara dan diterima. Lembaga sekecil apapun bahkan tanpa iklan rekruitmen setidaknya akan dilamar sepuluh orang untuk peluang satu orang. Apalagi perusahaan besar yang sudah memasang iklan. Tentu saja persaingan sangat berat.Sikap terbaik dalam menghadapi hal umum dalam persaingan adalah sadar bahwa persaingan merupakan bagian dari sisi kehidupan yang menggenjot jiwa semakin matang. Perebutan jabatan, perebutan pasar dan persaingan di kantor adalah usaha untuk senantiasa mengasah diri dengan skill dan knowledge.Jika kita bersaing maka kita didorong untuk meningkatkan kemampuan kita setiap waktu. Seperti halnya waktu yang bergulir terus merupakan ketentuan alam, maka persaingan pun terus berubah, semakin lama semakin gencar.Siapkan mental dan fisik dengan berbagai perangkat keilmuan yang diperlukan sesuai dengan bidang Anda. Semakin tinggi jabatan dan karir semakin ketat persaingan. Jadikan persaingan sebagai sebuah olahraga yang memperkuat tubuh. Semakin banyak berlatih semakin kuat dan bugar tubuh Anda. Semakin sering menghadapi berbagai persaingan, semakin kreatif diri kita.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d