Lowongan bagi Anda di Detik.com

Sebuah peluang baru dapat Anda manfaatkan dengan segera mengajukan lamaran ke Detik.com sebelum tanggal 31 Juli.

Journalist

    Requirements:

  • Candidate must possess at least a Bachelor’s Degree in any field.
  • Fresh graduates/Entry level applicants are encouraged to apply.
  • Single, not more than 23 years old
  • Has great interest in Journalism especially
  • News & Politic(code : NEWS)
  • Finance(code : FIN)
  • Information Celebrity (code; HOT)
  • Able to communicate and write in English
  • Energetic, dynamic, creative & like challenges

Selengkapnya juga dapat Anda baca di : Journalist-Adventure

Melaporkan sejarah

Pagi tadi saya lewat ke belakang gedung Bush House BBC. Ada sebuah kalimat kalau tidak salah “reporting history since 1932.”Jadi teringat bahwa selama aktif dalam radio di London, di itu, ikut andil dalam melaporkan sejarah.  History in making. Begitu salah satu jargon CNN. Televisi ini memberitakan pemirsanya di seluruh pelosok bumi ketika sejarah itu berlangsung.Saya kira mungkin tidak berlebihan jika dikatakan, kalangan jurnalis, reporter, broadcaster, online news writer tidak lain berperan dan berkiprah melaporkan sejarah. Baik itu peristiwa sejarah yang skalanya kecil, lokal dan temporer atau event sejarah berskala nasional, berdampak global.Semuanya sama melaporkan sejarah.Wawancara yang sudah lama saya lakukan, terakhir dengan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai penangkapan seorang anggota DPR ketika menerima uang, bisa dikatakan juga penggalan sejarah, setidaknya bagi lembaga anti korupsi ini.Wawancara dengan Amien Rais saat peringatan 10 tahun reformasi Indonesia, mungkin menjadi momentum sejarah.Wawancara dengan mantan Presiden BJ Habibie, mantan Presiden Abdurrahman Wahid dan Wakil Presiden Yusuf Kala, kalau direnungkan juga sebuah pelaporan sejarah melalui audio dan bahkan diabadikan dalam berita online.Merekam cerita dari aktor sejarah, sekalipun masyarakat kecil, merupakan sebuah proses yang bisa dianggap besar. Besar dalam arti bahwa mosaik peristiwa itu dilaporkan untuk diingat dan dijadikan dokumen sejarah.Melaporkan sejarah, itulah kira-kira salah satu tugas broadcaster, jurnalis dan bahkan bagi rekan-rekan penulis blog juga sama.Menulis satu dua kalimat tentang peristiwa dan mengomentarinya tidak lain adalah berbicara mengenai fakta-fakta sejarah secara subyektif. Mungkin suatu saat akan memperkaya penulisan sejarah karena opini dan sudut pandang seseorang berguna untuk menafsirkan sebuah peristiwa sejarah yang komprehensif yang terekam dalam internet.

Harga makanan semakin mahal

Mengapa makanan semakin mahal? Tidak hanya di Indonesia, belakangan ini di Inggrispun sama. Makanan kecil sampai makanan pokok naik bisa lebih dari 50 persen. Rata-rata makanan dan barang konsumen naikSetiap hari ada saja pemberitaan mengenai konferensi membahas kenaikan makanan dan juga minyak. Di beberapa negara katanya sampai rusuh.Masih belum jelas mengapa makanan ini naik apakah ada kaitan dengan kenaikan minyak?Makanan kini menjadi perhatian dunia ketika kecanggihan teknologi sudah sangat pesat. Teknologi telah melonjak ke tingkat hampir unlimited. Sebagai contoh apa yang kita gunakan dengan telepon seluler, apa yang kita pakai dalam internet. Semuanya sudah mencapai sebuah tingkat sivilisasi sangat tinggi.Persoalan mendasar, makanan kembali menjadi perhatian penting. Dalam bahasanya kerennya keamanan pangan.Manusia di dunia, tidak hanya di Indonesia tersadarkan akan pentingnya bahan makanan ini. Isu makanan mahal telah menjadi fenomena global. Sungguh kadang tidak mengerti mengapa makanan kembali menjadi perhatian utama berbagai negara, bahkan di negara maju sekalipun.Dikhawatirkan soal pangan ini akan menjadi besar, tidak hanya soal sosial politik tetapi menjadi survival. Bagaimana kita bertahan, bagaimana kita hidup.Apakah kita sudah siap kembali ke basic? Saya kira dalam beberapa tahun mendatang akan diketahui apakah ramalan Malthus bahwa pertumbuhan penduduk akan mengancam manusia karena berebut sumber daya alam. Wallahu’alam bissawab.