• Home
  • About
  • International Relations
    • Journal Articles
    • Books
  • Journalism
    • Karya Jurnalistik
  • Commentary
  • Lecture
    • Politik Luar Negeri Indonesia
    • Pengantar Hubungan Internasional
    • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Academic Profile
  • RoomHLNKI

Jurnal Asep Setiawan

Jurnal Asep Setiawan

Author Archives: Setiawan

Lowongan bagi wartawan tabloid

11 Thursday Jan 2007

Posted by Setiawan in Archive, Peluang Kerja

≈ 5 Comments

Bagi Anda yang ingin jadi wartawan inilah peluang baru yang ditunggu-tunggu. Sebaiknya segera mengajukan lamaran sebelum tanggal 18 Januari 2007.  Beberapa tips untuk mengajukan lamaran bisa Anda baca di situs ini.  Syarat-syaratnya silahkan simak sendiri.

Sebuah media yang sedang berkembang yang bergerak di portal news dan Tabloid di 29 daerah, membutuhkan tenaga muda kreatif, dinamis, suka tantangan dan mau kerja keras akan ditempatkan sebagai Jurnalis & Marketing

JURNALIS (JRN)

•Pria dan Wanita, Usia maksimal 25 tahun
•S1 dan Mahasiswa yang telah menyelesaikan SKS
•Memiliki kemampuan yang baik di bidang jurnalistik
•Kritis, Kreatif, punya Idealisme tinggi dan mau
bekerja keras dan Diutamakan alumni Persma

MARKETING (MRK)

•Wanita, Usia maksimal 25 tahun
•D3/S1 dan Mahasiswa yang telah menyelesaikan SKS
•Memiliki kemampuan yang baik di bidang pemasaran
•Berpenampilan rapi dan menarik
•Kreatif dan mau bekerja keras

Tujukan lamaran anda beserta CV ke: P R O M O P L U S Jln. Anggrek No. 54 Rawamangun, Jakarta Timur. Phone 021-47862872 (Ibu Teguh), 021-98372933 (Ibu Lina) * Cantumkan Kode Lamaran anda di kanan atas amplop (Lamaran diterima Paling lambat tanggal 18 Januari 2007) atau email ke: redaksi@jakartapres s.com

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Antisipasi liputan musibah AdamAir

08 Monday Jan 2007

Posted by Setiawan in Archive, Tips Liputan

≈ 2 Comments

Setelah lebih dari seminggu musibah yang dialami AdamAir No.Penerbangan KI 574 jurusan Surabaya – Manado tanggal 1 Januari 2007, berbagai spekulasi muncul. Mulai dari ledakan di udara sampai dengan terkena badai mendadak.

Tragedi AdamAir ini melibatkan lebih dari 100 penunpang dan awak pesawat. Setiap perkembangan diikuti oleh media massa dengan seksama.

Baru-baru ini saya menyaksikan siaran di Televisi Al Jazeera edisi Inggris wawancara pengamat penerbangan Dudi Sudibyo mengenai bagaimana kira-kira musibah ini terjadi dan apa yang terjadi dengan dunia penerbangan tiket murah. Di London diwawancara pula seorang editor majalah Flight mengenai apakah kotak hitam masih bisa ditemukan dan diambil informasinya sekalipun pesawat tenggelam atau terbakar.

Berbagai ide dan gagasan muncul mengenai bagaimana meliput peristiwa besar seperti ini. Bagi dunia jurnalistik ini adalah salah satu tantangan besar untuk mengungkap tuntas dari segala sudut musibah AdamAir. Tentu saja dengan catatan bukan mengeksploatasi penderitaan manusia tetapi juga menjadi pelajaran bagi masyarakat dan pengelola maskapai penerbangan betapa hal-hal remeh taruhannya nyawa jika berbicara soal penerbangan.

Dudi Sudibyo melukiskan beberapa kelemahan dalam perusahaan penerbangan murah ini. Sebagai contoh adalah pelatihan pilot. Tidak jarang terjadi bahwa pilot ini tidak menjalani tes secara penuh karena mahalnya biaya pelatihan. Disisi lain dalam pemeliharaan pesawat kadang terjadi kanibalisme dimana suku cadang diganti tidak dengan yang semestinya. Sebuah baterai pesawat yang harganya Rp 100 juta semestinya diganti, malah diambil dari pesawat lain yang nongkrong. Dari nilai rupiah membeli baterai seharga Rp 100 juta untuk penerbangan murah ratusan ribu rupiah per orang mungkin akan berpikir ulang guna membelinya.

Tantangan liputan

Sejumlah tantangan dalam peliputan bagi jurnalis kreatif sangatlah luas.

Pertama, unsur drama manusia. Inilah salah satu angle yang banyak dikembangkan media di dunia mengenai tragedi manusia. Sekali lagi bukan untuk membesarkan dan memanfaatkan penderitaan orang lain namun terdapat unsur pendidikan dan simpati agar mereka yang mengalami musibah ini diberi tempat yang semestinya. Mereka tidak dibiarkan begitu saja dengan permintaan maaf dan ganti rugi seadanya. Harus ada yang bertanggung jawab jika dalam kecelakaan ini ada unsur kelalaian. Drama manusia bagi para penumpang, bagi para awak pesawat adalah salah satu aspek yang biasanya terus diperdalam sejalan dengan semakin lamanya pesawat ini ditemukan.

Kedua, laporan investigasi. Setiap media massa biasanya akan berlomba menyajikan informasi terlengkap. Namun gagasan yang baik bila pesawat ini hilang tanpa rimba diperlukan investigasi mulai dari riwayat pesawat, pemeliharaan sampai dengan operasionalisasi pesawat. Apakah mungkin pernah terjadi peristiwa kerusakan mesin atau tidak kuat menghadapi badai berat ? Laporan investigasi akan memberikan kedalaman terhadap sebuah laporan harian.

Ketiga, antisipasi penemuan pesawat. Sejalan dengan keterlibatan dunia internasional dalam pencarian pesawat yang seperti ditelan samudra ini, maka laporan lengkap sebaiknya memang sudah disiapkan. Laporan antisipasi merupakan salah satu pilar dari liputan yang komprehensif. Rangkaian fakta dan data telah disimpan dengan rapih untuk dikeluarkan ketika peristiwa baru muncul. Beberapa media besar dunia biasanya telah menyiapkan hari yang ditunggu-tunggu ini. Ketika Afghanistan jatuh, wartawan BBC John Simpson telah siap dengan laporan terbaru dari medan tempur. Demikian juga ketika Saddam Hussein jatuh, sudah ada laporan pendukung yang akan menunjang breaking news ini. AdamAir adalah peristiwa besar nasional dan regional, terlalu kecil untuk diabaikan. Disinilah kepiawaian jurnalis dan timnya menyajikan berita, feature, analisis, diskusi dan antisipasi yang akan memperkaya skala liputan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...

Lomba Menulis Majalah SWA

08 Monday Jan 2007

Posted by Setiawan in Archive

≈ 2 Comments

Beberapa kali ada pertanyaan mengenai apakah saya bisa menjadi wartawan atau apakah saya bisa menjadi freelancer? Sebuah lomba menulis mengundang Anda untuk berkarya. Berikut ini informasi yang bisa Anda simak. Dengan bekal kreatif dan meluangkan waktu untuk menulis, hadiah besar menunggu Anda.

Speak Out Your Ideas!

Anda memiliki begitu banyak perenungan dan gagasan cemerlang berkaitan dengan peran sosial perusahaan. Anda yakin buah pikiran tersebut akan menciptakan banyak manfaat baik bagi masyarakat maupun perusahaan. Jangan biarkan gagasan dan pemikiran cemerlang tersebut hanya tersimpan di kepala. Kemukakanlah dengan tegas dan jelas, sehingga khalayak luas bisa mengetahui dan perusahaan-perusahaan pun menerapkan gagasan-gagasan
tersebut dengan baik.

Ikuti lomba penulisan kolom/esai yang diselenggarakan majalah SWA bersama PT Newmont Pacific Nusantara.

Tema : Tanggung jawab sosial perusahaan

Bahasa : Bahasa Indonesia baku

Panjang tulisan : 4.000 characters (l.k. 3 halaman spasi
rangkap)

Lomba terbuka untuk siapa saja: pelajar, mahasiswa, pengajar, karyawan, usahawan, ibu rumah tangga, dsb. Tulisan harus merupakan naskah yang belum pernah dipublikasikan di media massa mana pun, serta bisa menyajikan ide-ide kreatif, inovatif, dan segar. Seluruh tulisan yang masuk akan diseleksi oleh Dewan Juri yang mewakili majalah SWA, PT Newmont Pacific Nusantara, wakil dunia usaha dan pakar independen. Seluruh tulisan pemenang akan dipublikasikan oleh majalah SWA. Naskah yang tidak menang tidak akan dikembalikan.

Kirimkan tulisan Anda ke alamat Redaksi Majalah SWA, Jl. Taman Tanah Abang III/23, Jakarta 10160, atau e-mail:
swaredaksi@cbn.net.id dan sekredswa@yahoo.com paling lambat pada 15 Januari 2007.

Tersedia hadiah untuk 6 pemenang.

Juara I Rp 10.000.000
Juara II Rp 7.500.000
Juara III Rp 5.000.000
Tahapan I Rp 2.000.000
Tahapan II Rp 2.000.000
Tahapan III Rp 2.000.000

Masing-masing pemenang mendapat hadiah tambahan
berlangganan Majalah SWA selama 3 (tiga) bulan.

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Print (Opens in new window) Print
Like Loading...
← Older posts
Newer posts →

Recent Posts

  • Bencana Alam di Sumatera: Pemicu dan Solusi Berkelanjutan
  • Statecraft 3.0: AI dan Masa Depan Diplomasi
  • Perang Dagang Amerika-China 2025: Analisis Implikasi terhadap Ekonomi Asia Tenggara
  • Strategi Palestina Pasca Pengakuan Internasional
  • Perjuangan Palestina: Dari Pengakuan ke Kedaulatan Efektif

Archives

Categories

My Tweets

Pages

  • About
  • Academic Profile
  • Bahasa Inggris Diplomasi
  • Karya Jurnalistik
  • My Books
  • NEWSROOM-HLNKI
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • RoomHLNKI

Create a website or blog at WordPress.com

  • Subscribe Subscribed
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Jurnal Asep Setiawan
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
%d