Timur Tengah

Berbicara Timur tengah tidak lepas dari sejumlah karakeristik baik secara geografis maupun secara kultural dan ideologis. Timur Tengah terutama sejak berakhir Perang Dunia II menjadi salah satu kawasan paling panas dunia. Hal itu terjadi tidak lain karena adanya kepentingan Negara-negara besar regional yang ingin mempengaruhi kawasan. Negara-negara utama ini saling memperebutkan pengaruh.

Tidak hanya Negara kawasan yang bermbisi untuk memenangkan pertarungan pengaruh, politik, ideologis dan militer. Bahkan n egara luar kawasan serta negara adidaya saat itu seperti Uni Soviet dan Amerika Serikat campur tangan dalam interaksi kawasan. Saat Perang Dingin Uni Soviet dengan ideologi komunis berusaha untuk menanamkan pengaruhnya. Timur Tengah tetap membara selama Perang Dingin karena kedua Negara adidaya saat itu melalukan perang jarak jauh dengan sekutunya masing-masing.

Timur Tengah memiliki karakter kultural yang tidak akan pernah lepas. Karakter pertama, kawasan ini merupakan tempat lahirnya agama-agama samawi. Namun Islam lah yang kemudian menjadi faktor dominan dalam kebudayaan Timur Tengah. Islam sangat dalam pengaruhnya terhadap situasi Timur Tengah bahkan sejak lahirnya pada abad ke-6 sampai sekarang abad ke-21. Percaturan antar negara di kawasan ini tidak lepas dari faktor agama. Demikian juga interaksi Negara-negara Arab dengan dunia luar.

Faktor penting lainnya yang menjadi warna budaya Timur Tengah adalah bahasa Arab. Bahasa Arab telah menjadi bahasa ibu hampir di semua Negara-negara Arab. Negeri-negeri di kawasan ini yang bermunculan setelah Perang Dunia Kedua menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa Ibu mereka. Dengan kata lain bahasa Arab lah yang menjadi penyambung dan perekat seluruh kawasan.

Faktor lainnya yang tidak kalah penting ketika kita berbicara Timur Tengah adalah ideologi. Kawasan ini dalam sejarah modern banyak dipengaruhi oleh percaturan ideologi sosialis,

 

komunis dan kapitalis. Karakter ideologi yang sempat dominan di kawasan ini adalah sosialis dengan berbagai aliran di dalamnya. Mesir ketika melepaskan dari monarik memeluk sosialis, bukannya ideologi Islam sebagai basis pembangunan negerinya. Demikian juga Irak ketika melepaskan diri dari kerajaan. Hal yang sama dialami oleh Suriah yang mengikuti sosialis.

Namun demikian meski ada kesamaan ideologi diantara Negara Arab yang menganut sosialis, faktor idiosinkretik atau faktor pribadi tokoh menjadi identitas tersendiri Negara-negara Arab. Tokoh-tokoh sosialis yang menguasai negeri-negeri Arab ternyata tidak pernah mampu bersatu karena adanya faktor kepribadian pemimpinnya. Irak dengan Suriah meski menganut ideologi Baathisme yang berbau sosialis tetap saja tidak pernah menjadi satu front.

Selain faktor kultural, faktor interaksi di Timur Tengah juga memiliki kekhasan sendiri. Sebagian Negara dapat disebut sebagai Negara inti yang memiliki dominasi pengaruh besar di kawasan.  Negara inti antara lain Mesir, Suriah, Irak dan Iran. Patut dimasukkan di sini Iran karena meski tidak berbahasa Arab, negeri ini secara kawasan sering digolongkan Timur Tengah. Sementara itu Negara kecil yang disebut Negara pinggiran biasanya mengikuti apa yang menjadi anutan Negara besar. Negara-negara di Teluk Persia seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman, Bahrain dan Qatar meski memiliki kekayaan berlimpah namun pengaruhnya kecil.

Dan diantara interaksi kawasan yang dominan terjadi setelah lahirnya Israel 1948. Timur Tengah menjadi dua kubu yang sangat asimetris. Israel menjadi satu-satunya Negara yang tidak berbahasa Arab dan tidak memeluk Islam. Dalam kurun waktu setelah 1948 itulah Timur Tengah sangat dikendalikan konflik antara Israel – Arab yang kemudian pada akhirnya menjadi pertarungan antara Israel dan Palestina. Israel yang didukung Amerika Serikat dan sekutunya menduduki wilayah Palestina sampai sekarang. Itulah yang kemudian menjadi salah satu sumber dimana Timur Tengah tetap membara dalam setengah abad ini.

Related Posts

Paradigma Hubungan Internasional

2017-07-21 07:47:54
admin

8

Epistemologi Hubungan Internasional

2017-07-21 07:39:37
admin

8

Home

2017-05-20 03:46:47
admin

8

Asia Pasifik: Konsep dan Definisi

2017-01-10 04:59:37
admin

8

Media Research Center

2016-02-01 15:57:44
admin

8

Kerangka Studi Politik Luar Negeri

2015-10-04 14:35:37
admin

8

BBC News Lab and NYT Labs

2015-09-20 10:26:12
admin

8