Dukungan Asia-Afrika untuk Palestina

PalestinaNasib Palestina sudah jelas bahwa negeri ini harus merdeka. Ini satu-satunya negeri yang sejak deklarasi Bandung 1955 belum merdeka. Oleh sebab itu Co Chairman Peringatan Konferensi Asia Afrika, Presiden Joko Widodo menyebut nasib Palestina yang masih dijajah Israel itu sebagai utang.

Enam puluh tahun sudah berlalu dimana Dasa Sila Bandung dikukuhkan sebagai tekad untuk melepaskan diri dari kolonialisme. Semangat Bandung inilah yang kemudian menjadi energi untuk melepaskan diri dari kaki para penjajah. Sudan yang belum memiliki bendera saat itu digantikan oleh Bung Karno dengan bendera putih bertuliskan Sudan. Kini Sudan sudah menjadi entitas politik yang berdaulat.

Mengapa Palestina harus terus diperjuangkan? Mengapa senantiasa didengungkan kemerdekaan Palestina? Negara-negara Asia Afrika sepakat secara moral seruan ini harus didengungkan terus menerus. Jangan sampai mati meskipun upaya ke sana menghadapi realitas global yang menyakitkan. Israel masih berlindung di kaki Amerika sehingga bebas untuk menjarah tanah Palestina. Pembangunan vila masih terus dilanjutkan di Ramallah yang menghabiskan tanah Palestina sehingga terkyak-koyak.

Pesan Jokowi melalui KAA ini menjadi ciri kuat keberpihakan Indonesia yang mengalami penjajahan begitu lama untuk mengajak dunia memandirikan Palestina. Ketika Konferensi Internasional Timur Tengah pertama kali berlangsung di Madrid tahun 1991, dunia lega karena negara besar peduli kepada Palestina dan wilayah pendudukan Israel. Sebagian dari hasil konferensi itu adalah lepasnya wilayah pendudukan Israel untuk diserahkan ke tetanggnya. Namun Palestina harus terduduk lesu karena Ramallah dan Jalur Gaza bahkan Jerusalem masih diduduki sampai 2015 ini.

Instrumen serual moral secara diplomatik ini harus dibarengi instrumen politik dimana realitas di lapangan dijabarkan betapapun sulitnya. Mengapa realitas sulit? Karena negara-negara Arab sendiri masih bertikai satu sama lain, seperti terjadi di Yaman, Suriah dan Irak. Selain itu negara-negara besar Arab juga masih berangkulan mesra dengan Washington yang menyebabkan langkah Palestina memasuki gerbang kemerdekaan selalu tersendat dan terganjal.

Indonesia dengan kekuatan sebagai negeri yang menyuarakan kemerdekaan di Asia Afrika bisa menjadi leading actor agar kemerdekaan Palestina ini senantiasa diangkat dan diperjuangkan. Kerja sama Asia Afrika untuk memerdekakan Palestina ini harus diteruskan sampai bangsa Palestina bisa berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain. ***

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Politik untuk rakyat

2014-09-09 07:39:32
admin

18

Pemilu Palestina Januari 1996

2007-04-21 06:39:49
admin

18

Peran Internet untuk Media

2006-05-14 16:55:07
admin

18

Interview di Paris untuk BBC

2015-04-14 17:00:49
admin

10

Home

2017-05-20 03:46:47
admin

8

Asia Pasifik: Konsep dan Definisi

2017-01-10 04:59:37
admin

8

Timur Tengah

2017-01-10 04:25:32
admin

8

Media Research Center

2016-02-01 15:57:44
admin

8