Tips Liputan Jurnalistik

Persiapan peliputan penting untuk keberhasilan kerja di lapangan. Demikian pula tips beberapa liputan di lapangan sehingga hasilnya bisa optimal juga sama pentingnya. Nah setelah semua persiapan dan liputan selesai, bahan-bahan liputan ada di tangan tinggal produk akhirnya yakni penulisan untuk surat kabar atau paket audio untuk radio.

Beberapa tips dalam penulisan akan diuraikan secara singkat disini dan akan dielaborasi dalam berbagai contoh di lapangan.

1. Untuk liputan jumpa pers, bila tokoh penting yang hadir maka angle nya adalah apa yang disebut tema aktual yang sedang beredar. Misalkan, Gus Dur mengadakan jumpa pers soal perlunya undang-undang keadaan darurat ketiga berhadapan dengan DPR dan MPR maka setiap pandangan mengenai benturan dengan lembaga legislatif itu sangat ditekankan. Penulisan nya memang akan menyajikan suatu uraian yang menekankan pandangan dan ucapan nara sumber.
2.  Dalam liputan pemilu di lapangan seperti terjadi di Malaysia atau di Indonesia, maka fokus liputan adalah apa yang terjadi paling aktual pada hari itu. Kadang-kadang soal korupsi menonjol atau juga soal peralihan kekuasaan atau regenerasi kepemimpinan. Lead penulisan harus mencerminkan apa yang menjadi topik aktual pada hari H peliputan.

3. Untuk menuliskan pelaporan mengenai wawancara khusus, memang harus diangkat juga wording yang sangat menarik saat wawancara. Misalnya ketika saat mewawancarai Aung San Suu Kyi, saya mencoba mengangkat ketegasan perjuangan dia dalam menghadapi junta militer dan ketegasan dalam menegakkan demokrasi. Ini penting karena dialah figur pro demokrasi yang menjadi pandangan di dunia. Namun sisi kemanusiaan juga perlu ditonjolkan dalam wawancara misalnya apa saat luang digunakan.

4. Saat mengikuti konferensi yang tertutup dan hasilnya kita ketahui secara pasti, maka data yang kita himpun akan menjadi andalan dalam mengangkat pemberitaan. Ini akan terlihat dengan pelaiputan media lainnya yang belum tentu menuliskan materi inti dari hasil pembicaraan tertutup yang tidak bocor kepada umum. Namun satu hal perlu perhatian kalau kita menangkat sebuah materi sidang tertutup, kita mesti memiliki nara sumber atau dokumen yang kuat. Jika diperlukan sekali kita memiliki sumber A1, misalnya menteri atau dirjen yang memimpin sidang.

Dalam pertemuan selanjutnya kita akan kaji lebih dalam lagi mengenai cara penulisan atau presentasi dalam bentuk contoh-contoh.

Tetapkan tujuan liputan

Langkah pertama ketika meliput ke lapangan apalagi ke luar negeri tetapkan tujuan utamanya. Tuliskan dalam rencana liputan Anda sebelum pergi. Penting sekali membuat program liputan sebelum melangkah ke luar negeri. Program itu bisa berupa liputan wawancara, liputan peristiwa atau feature.

Ketika pergi ke Rangoon langkah pertama yang dilakukan adalah menyusun rencana wawancara Aung San Suu Kyi. Rencana ini tidak hanya dituliskan dalam bentuk harian tetapi juga sampai detil mengenai isi dari wawancara. Riset singkat mengenai profil, masalah dan antisipasi setelah dia dibebaskan perlu dibaca terlebih dahulu.

Ini akan membantu mempersiapkan daftar pertanyaan sekaligus memberikan informasi terbaru kepada pembaca mengenai apa yang ingin diketahuinya.

Pertanyaan seperti pandangan politiknya, perasaannya setelah dibebaskan sampai hal-hal kecil seperti apa yang dilakukan selama dalam tahanan rumah dan bagaimana berpisah dengan suami dan anak-anaknya.

Jadi langkah pertama adalah tetapkan tujuan. Tuliskan tujuan liputan dengan jelas dan bagi kerangka waktunya

Related Posts

Liputan Jurnalistik di Jerusalem

2015-04-15 11:57:28
admin

18

Liputan Pemilu Inggris 2005

2015-04-15 10:48:17
admin

18

Formula liputan televisi

2015-04-14 11:39:45
admin

18

Wawancara jurnalistik

2014-01-10 04:01:10
admin

18

Jurnalistik radio

2013-10-23 15:05:59
admin

18

Kecepatan dan akurasi dalam jurnalistik

2013-10-05 16:41:00
admin

18

Liputan berita

2013-09-29 16:25:32
admin

18

Daya tarik dunia jurnalistik

2013-09-24 06:54:52
admin

18

Kemampuan Dasar Jurnalistik

2013-05-27 08:49:29
admin

18