Ramadan Mubarak

Ramadan kembali bertamu. Kali ini 1434 H. Berarti sudah lebih dari seribu empat ratus tahun umat Islam menunaikan ibadah puasa selama sebulan.

Boleh dikatakan ibadah sebulan ini bagaikan lahan fisik, mental dan spiritual. Namun ujungnya jelas, puasa semestinya menjadikan manusia tumbuh tidak sekedar sebagai seongok daging hidup. Namun lebih dari itu. Insan yang bernafas ini memiliki nilai ruhani tinggi.

Perlahan tahun demi tahun, puasa demi puasa semakin terasakan sekali bahwa dirinya bukanlah sebuah mahluk jasad melainkan mahluk spiritual yang dalam penciptaannya bahkan Allah memerintahkan untuk sujud kepadanya. Itulah nilai manusia yang tinggi yang melampaui malaikat. Dengan tujuan akhir nilai tinggi itulah sebenarnya manusia digembleng terus menerus dengan berpuasa selama Ramadan.

Apalagi sekarang di era material dimana hampir semua dihitung secara materi maka aspek spiritual menjadi sesuatu yang mendesak. Kebangkitan seorang manusia tidak dapat dicapai hanya berdasarkan perhitungan materi namun harus menyertakan aspek ruhani.

 

Related Posts

Paradigma Hubungan Internasional

2017-07-21 07:47:54
admin

8

Epistemologi Hubungan Internasional

2017-07-21 07:39:37
admin

8

Home

2017-05-20 03:46:47
admin

8

Asia Pasifik: Konsep dan Definisi

2017-01-10 04:59:37
admin

8

Timur Tengah

2017-01-10 04:25:32
admin

8

Media Research Center

2016-02-01 15:57:44
admin

8

Kerangka Studi Politik Luar Negeri

2015-10-04 14:35:37
admin

8

BBC News Lab and NYT Labs

2015-09-20 10:26:12
admin

8