Mumpung masih ada kesempatan, bagi para pencinta buku bisa hadir dalam acara para blogger buku. Judulnya : Temu Blogger Buku se-Indonesia.

Undangannya:

Hari/Tanggal : Sabtu, 17 Mei 2008
Pukul : 1100- 1400 WIB
Tempat : Mata Hari Domus Bataviasche Nouvelles Cafe
Jl Veteran I / 30-33 Jakarta Pusat, telp 021-3840127

e-mail: indonesiabuku@gmail.com
(sebelah barat Masjid Istiqlal atau utara Monas atau
bersebalahan dengan Markas Besar AD)

Pembicara : Taufik Rahzen (budayawan dan kolektor buku)
Hetih Rusli (editor Gramedia Pustaka Utama)
H Tanzil (moderator milis resensibuku dan pasarbuku

Buku Yang Kubaca
http://bukuygkubaca.blogspot.com/

Selengkapnya bisa dibaca juga di blogger buku Endah Sulwesi.

 

Hari baru senantiasa membawa angin segar. Hari baru ketika kita terbangun kadang-kadang membawa kebahagiaan tertentu. Hari baru bisa juga membawa kesedihan dan kegelisahan ketika tugas menunggu di hari baru ini.

Yang pasti modal kita 24 jam merupakan sebuah harta yang sangat bernilai.Semua orang kaya miskin, pintar tidak pintar, di Barat maupun di Timur tetap diberi jatah 24 jam setiap hari. Asalkan dia pandai menggunakannya niscara hari baru membawa angin baru.

Waktu kita hidup ini memang terbatas. Mungkin 10, 20, 30, 40 atau mungkin 100 tahun. Jika kita hitung secara matematika malah mungkin waktu tidur kita lebih banyak daripada waktu bangun kita. Jadi alangkah ruginya kita hidup ini jika ketika terbangun pun tidak membawa kebahagiaan dan ketenangan.

Kadangkala kita juga mengutuk waktu. Membenci waktu dan dikejar waktu. Saatnya kita berubah.

Waktu perlu dipandang sebagai karunia yang sangat berharga. Oleh sebab itu saat detik berjalan merupakan modal sangat bernilai. Saat kita menoleh ke belakang, menembus waktu dalam sejarah kehidupan kita maka akan sangat bernilai kehidupan itu. Jangan kita sia-siakan.

Ciri orang yang cerdas dan kreatif adalah membentuk hari ini lebih baik dari hari kemarin. Dan hari esok lebih cemerlang dari hari ini.

Jika Anda hari ini mendapatkan ujian apapun namanya dan seberapa berat ujian itu, maka dianggap hari ini bernasib buruk. Apakah ini berarti hari ini lebih baik dari kemarin yang tidak mengalami apa-apa ?

Belum tentu juga. Salah satu menyikapi kemalangan yang menimpa kita hari ini adalah tentu dengan memperbaiki sikap kita. Bisa jadi kita tertimpa kemalangan tetapi sikap kita merespon dengan lebih baik darikapapun. Itulah makna sebenarnya hari ini lebih baik dari kemarin.

Sungguh tidak terkirakan gembiranya ketika selama seminggu ini cuaca cerah, panas rata-rata diatas 23 derajat Celcius di siang hari dan malam rata-rata belasan derajat. Media disini menggambarkan orang Inggris terpuaskan untuk berjemur selama seminggu ini.

Ya memang berjemur itulah yang ditunggu-tunggu orang London dan Inggris umumnya. Berjemur di taman-taman, berleha-leha dan membaca buku serta bercengkrama bersama keluarga.

Ketika saya ke Central London, memperhatikan bagaimana taman Grosvernor Square penuh dengan orang yang menikmati makan siang. Tentu makan siang disini bukan nasi tetapi sandwich, roti plus daging atau sayuran.

Matahari memang sangat dirindukan setelah sejak ahkhir Oktober memang jarang atau bahkan singkat memperlihatkan dirinya. Sinarnya menjadi sebuah harta yang tidak terkira berharganya. Sinar matahari bagi negara yang terkena empat musim, bahkan ketika musim dingin berkepanjangan maka sang surya memang segala-galanya.

Taman dibelakang rumah ditata, bunga di tanam dan pot bunga dihias dimana-mana. Bunga adalah ciri bahwa musim panas akan datang dan matahari akan banyak memberikan berkahnya.

Acara Kick Andy di Metro TV populer karena memberikan warna lain dalam acara Talk Shows di Indonesia. Berbagai “tokoh” biasa ditampilkan yang membawa inspirasi bagi banyak orang. Ternyata ini justru yang dianggap membawa keberhasilan dalam acara ini. Orang biasa menjadi “tokoh besar” disulap oleh Kick Andy.

Namun mereka memang kadang bukan orang sembarang. Kisahnya dan perjuangan orang-orang biasa ini banyak memberikan inspirasi kepada banyak pemirsanya.

Gantyo Koespradono menuliskan kisah inspirasi dari Kick Andy dalam sebuah buku “Kick Andy”.

Andy F Noya sendiri mengaku cukup puas dengan buku ini namun, katanya, masih banyak yang bisa digali acara Kick Andy ini.

Seperti apa inspirasi yang bisa digali dari kisah-kisah yang dibukukan ini, memang tergantung dari pada pengalaman pembacanya. Dan seperti dikatakan seorang pembacanya, karena acara televisi ini visual dan lebih hidup, maka bentuk buku dari acara ini mungkin memberi dimensi lain.  Suasana hidup ini dalam televisi menjadi suasa renungan membaca puluhan dari wawancara Andy F Noya ini dalam acara yang digelar televisi ini.

Dengarkan kisah Andi F Noya dalam buku Kick Andy

Hee Ah Lee adalah sumber inspirasi bagi semua orang. Sungguh tidak terbayangkan jika tidak tergugah dengan perjalanan hidup Hee Ah Lee sampai menjadi pianis. Bukan sembarang pianis tetapi dia musisi berjari empat.

Jika kita mendengarkan musik yang muncul dari permaianan pianonya tidak akan terbayangkan. Namun itulah yang juga ditemui Kurnia Effendi, seorang novelis, yang membuat sketsa hidup Hee Ah Lee.

Pengalaman bertemu langsung dengan Hee Ah Lee serta ibunya membuat kekaguman semakin bertambah. Kurnia Efffendi merasakan betapa dalam rasa cinta seorang ibu kepada anaknya yang cacat mental dan cacat tubuh.

Tekad sang ibunda menjadikan anaknya seorang yang sepadan dengan anak normal merupakan sebuah tekad suci, pelajaran mendalam bagi para ibu yang sibuk dengan berbagai tugas. Jangan lupa ibu Hee Ah Lee merupakan manusia biasa yang juga terkena rasa frustrasi dan sedih dengan anaknya.

Namun kepribadiannya yang kuat menjadikan Hee Ah Lee pianis yang pantas dikagumi dunia.

Mohamad Deden Ridwan dari Hikmah Publisih malah menyebutkan, kekurangan (yang dialami Hee Ah Lee) merupakan kesempurnaan. Cacat tidak menjadikan penghalang untuk maju. Cacat bukan alasan untuk tidak berhasil dalam bidang apapun. Deden mengakui banyak belajar dari kisah Hee Ah Lee ini. Sebuah inspirasi bagi semua orang.

Dengarkan ulasannya disini.

Foto: Penerbit Mizan

May 03

Hee Ah Lee

2 comments - Post a comment

Kalau kita mau belajar tentang kecintaan seorang ibu dan keteguhan seorang anak, simaklah Hee Ah Lee. Dia seorang pianis asal Korea Selatan. Hee Ah bukanlah sembarang pianis. Dia pianis dengan empat jari ! Lagu-lagu klasik yang dibawakannya sangat memukau. Keterbatasan bukan hambatan, keterbatasan bisa jadi kesempurnaan.

Belajar dari Hee Ah Lee merupakan keniscayaan. Banyak diantara kita “normal” tapi mentalnya tidak normal. Simak Hee Ah Lee dalam video ini.

Tepat ketika 1 Mei 2000 terjadi demonstrasi buruh yang diwarnai kekerasan saya menginjakkan kaki lagi di London setelah tahun 1993 dan 1997 melangkahkan kaki melalui Big Ben. Aksi Hari Buruh yang membuat London guncang adalah pengrusakan restoran terkenal tidak jauh dari 10 Downing Street. Hari Buruh 2008 yang juga liburan nasional saya lagi off day alias tidak bekerjas.

Tadinya di London untuk menjadi produser BBC hanya tiga tahun. Perubahan manajemen dan masa kerja menyebabkan rencana tiga tahun batal, digantikan dengan kontrak baru. Begitulah perjalanan seorang jurnalis mengelana dari Tasikmalaya, Jakarta kemudian ke London.

Saya ingin bercerita lebih banyak mengenai perjalanan sampai ke negeri Mr Bean sampai berkeliling di beberapa kota serta bagaimana kebiasaan orang Inggris hidup dan mengapa mereka juga bisa bertahan sebagai negara maju, inilah yang mungkin bisa di-share.

Inggris sebenarnya bukan negara paling maju namun sumber kreativitas Amerika Serikat justru banyak belajar dari Inggris ini. Bahka negeri ini pernah ditulis surat kabar Amerika menjadi sebuah negeri kreatif nomor satu di dunia. Banyak temuan baru lahir di Inggris meski mungkin tidak terkenal. Itu versi sebuah surat kabar, Wallahu’alam. Mungkin Anda punya versi lain.

Semula memang datang ke London ingin mengenang, nostalgia ketika bersama istri dan dua anak tinggal di Birmingham menyelesaikan program master di bidang Hubungan Internasional. Setelah satu satu ternyata menjadi kerasan di negeri orang. Ketika pulang itulah keinginan memperpanjang masih terbayang meski sebagai student tidak boleh melebihi visa tinggal satu tahun.

Takdir menentukan lain, setelah berkarir di harian Kompas, saya melangkahkan kaki ke dunia jurnalistik radio bergabung dengan BBC mulai 1 Mei 2000, tepatnya 30 April karena keberangkatan dari Jakarta.

Apa yang dirasakan selama ini tinggal di negeri orang dan apa kontribusinya ? Inilah yang memicu saya menuliskan jurnal ini, karena pertanyaan salah satu pengunjung “icha” kalau tidak salah, berkelana dan mengembara di negeri orang itu tak ada kontribusinya bagi kemajuan Indonesia.

Argumentasi itu bisa benar. Namun kita lihat dongeng selanjutnya mengenai langkah menuju London sampai sekarang. Semoga bisa memicu semangat dan cita-cita seperti tokoh Ikal dalam Laskar Pelangi yang ingin mengunjungi Edensor di Inggris utara. (Saya sendiri baru mendengar ada kota namanya seperti itu, mungkin nanti mau lihat-lihat juga napak tilas karya Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi). (bersambung)